Ditunjuk Sebagai Chief Marketing Officer PT PBB, Sandy Tantra: Persib Bandung Berpeluang Besar Lebih Maju

Persib Bandung menunjuk Sandy Tantra sebagai Chief Marketing Officer PT PBB (Persib Bandung Bermartabat).

Ditunjuk Sebagai Chief Marketing Officer PT PBB, Sandy Tantra: Persib Bandung Berpeluang Besar Lebih Maju
Sandry Tantra sebelum masuk ke manajemen Persib Bandung itu menjabat sebagai regional Head of Brand Marketing-Google Asia Pacific, lalu ke PT Kraft Food Indonesia-Nestle hingga akhirnya ditunjuk sebagai Chief Marketing Officer PT PBB. (muhammad ginanjar)

INILAHKORAN, Bandung - Persib Bandung menunjuk Sandy Tantra sebagai Chief Marketing Officer PT PBB (Persib Bandung Bermartabat).

Sandry Tantra sebelum masuk ke manajemen Persib Bandung itu menjabat sebagai regional Head of Brand Marketing-Google Asia Pacific, lalu ke PT Kraft Food Indonesia-Nestle hingga akhirnya ditunjuk sebagai Chief Marketing Officer PT PBB.

Chief Marketing Officer PT PBB Sandy Tantra menilai Persib Bandung berpeluang besar lebih maju. Sebab tim berjuluk Maung Bandung ini merupakan tim besar dan paling besar di Asia.

“Tentunya kalau dari sisi brand sendiri, karena saya pengalaman 20 tahun sebagai brand expert ya, brand-nya sendiri Persib ini sudah menjadi football Club yang sudah tua, dan paling besar di Asia. Itu sebenarnya sungguh membanggakan,” ungkap Sandy Tantra di Graha Persib, Jalan Sulanjana, Kota Bandung.

Menurutnya, Persib Bandung memiliki nilai yang tinggi di Jawa Barat ini. Bahkan menjadi heritage yang tidak ada pada klub sepak bola lainnya, termasuk luar negeri.

“Dan ini menurut saya sangat mungkin berpeluang untuk dimajukan bersama-sama dengan para bobotoh ini. Dan ke depan caranya akan seperti apa dan itu tugas saya,” tuturnya.

Dia mengaku sudah memiliki gambaran untuk bisa mendekatkan diri atau merangkul Bobotoh dalam memajukan Persib Bandung. Salah satunya melalui digital platform.

“Dan itu juga terjadi di sepak bola, entah itu di lokal dan di luar negeri. Makanya, kalau menjawab strategi marketingnya yang pertama sudah pasti kita harus kenal dekat dengan bobotoh. Itu tugas utama saya sebetulnya. Dan yang selanjutnya, apa ya yang bisa menjembatani bobotoh dan tim sepak bola kita Persib. Tapi yang terpenting, itu bobotoh sebagai komunitas tim kebanggaan kita. Dan itu tugas utama saya,” bebernya.

Tentunya, lanjutnya, ini menjadi tantangan baginya. Namun yang paling utama dalam memajukan Persib Bandung ada pada Bobotohnya.

“Kita ada rencana juga untuk keliling Jawa Barat. Dan tentunya kita mau, berbicara dan berdialog dengan Komunitas. Dan nanti ke depan ada sebuah platform juga yang akan luncurkan. Sebenarnya kita juga ada aplikasi digital, dan disitu kita harapkan dari aplikasi dan media sosial juga kita menjembatani antara komunitas dari bobotoh dan komunikasi dari tim Persib, dalam kutip klubnya bukan hanya managementnya saja,” jelasnya. 

Sandy berharap kehadirannya bisa memberikan dampak positif. Tidak hanya Persib Bandung, namun juga untuk persepak bolaan Indonesia.

“Lebih kondusif, lebih aman, dan sekarang sudah banyak juga keluarga yang datang ke pertandingan Persib dan itu membanggakan sekaligus semangat untuk merangkul, bukan hanya yang dulunya belum bisa ke lapangan sekarang sudah bisa, seperti bersama anak, istri dan itu gambaran yang sangat indah ke depannya bisa terus seperti itu,” harapnya. (muhammad ginanjar)


Editor : Doni Ramdhani