Dokter Frits Imbau Vaksinasi Kanker Serviks Jadi Gerakan Bersama di Kabupaten Bogor
Memerangi kanker serviks dinilai tak cukup hanya dilakukan melalui pengobatan. Edukasi, vaksinasi, skrining, hingga deteksi dini perlu menjadi gerakan bersama.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Memerangi kanker serviks dinilai tidak cukup hanya dilakukan melalui pengobatan. Edukasi, vaksinasi, skrining, hingga deteksi dini perlu menjadi gerakan bersama agar semakin banyak perempuan terlindungi.
Hal tersebut dikatakan Kol (Purn) Friedrich M Rumintjap dalam kegiatan Fun Day & Restorasi Healthy di Kantor DPD Nasdem Kabupaten Bogor, Minggu (2/8/2026).
Selain diskusi, acara juga diselingi penyuluhan dan pemeriksaan Pap Smear sebagai bagian dari upaya promotif dan preventif kanker serviks.
Dokter Frits sapaan akrabnya, menuturkan kanker serviks masih menjadi salah satu kanker yang banyak menyerang perempuan. Untuk itu, pencegahan harus mendapat perhatian serius, termasuk dengan memperluas akses vaksinasi dan pemeriksaan rutin.
“Kanker serviks bukan hanya bisa diobati, tetapi jauh lebih penting dapat dicegah. Vaksinasi, skrining rutin, dan deteksi dini adalah kunci untuk melindungi perempuan Indonesia dari kanker serviks,” tutur Dokter Frits.
Menurutnya, pemerintah, masyarakat, organisasi, tenaga kesehatan, hingga keluarga memiliki peran dalam membangun kesadaran tersebut.
Dia pun mendorong agar Pemkab Bogor dapat memfasilitasi vaksinasi kanker serviks bagi perempuan di Kabupaten Bogor.
"Langkah vaksinasi tersebut menjadi bagian dari gerakan bersama untuk mewujudkan Zero Cancer Serviks di Kabupaten Bogor," ucap Ketua DPD Nasdem Kabupaten Bogor itu.
Dia mencontohkan Pemprov DKI Jakarta yang telah menyediakan vaksinasi gratis di sejumlah Puskesmas dengan dukungan pemerintah daerah serta DPRD.
Menurutnya, upaya serupa dapat menjadi referensi bagi Kabupaten Bogor untuk memperkuat program pencegahan kanker serviks.
“Jadi bukan hanya mengobati ketika sudah sakit. Kita harus bergerak bersama untuk mencegahnya sejak awal,” tukas Dokter Frits.
Editor : Doni Ramdhani
