Drainase Buruk, Banjir Cileuncang Genangi Jalan Raya Warunglobak
Banjir cileuncang menggenangi Jalan Raya Terusan Kopo Soreang, tepatnya di sekitaran Warunglobak Kecamatan Katapang Kabupaten Bandung, Rabu (4/3/2020). Menyempitnya drainase yang buruk tak mampu menampung air setiap hujan turun.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAH,Bandung- Banjir cileuncang menggenangi Jalan Raya Terusan Kopo Soreang, tepatnya di sekitaran Warunglobak Kecamatan Katapang Kabupaten Bandung, Rabu (4/3/2020). Menyempitnya drainase yang buruk tak mampu menampung air setiap hujan turun.
Aceng Lili (55) salah seorang warga Warunglobak mengatakan, sebenarnya selokan atau drainase di sepanjang jalan tersebut dulunya cukup lebar. Namun seiring waktu, keberadaan drainase disepanjang jalan itu terus mengecil akibat terdesak bangunan. Akibatnya, setiap hujan turun, genangan cileuncang selalu terjadi disepanjang jalan itu.
"Setiap hujan turun selalu banjir cileuncang. Yah karena drainasenya enggak dirawat sama petugas PUTR nya. Selain itu drainasenya dangkal dan ditutup sama tembok, nah saat hujan turun air meluap ke badan jalan," kata Lili, Rabu (4/3/2020).
Lili mengatakan, karena genangan cileuncang, kendaraan roda dua dan roda empat harus melambat. Karena jika melaju terlalu kencang, cipratan air bisa mengenai pertokoan di kiri kanan jalan serta pengguna jalan lainnya.
Berdasarkan pantauan, genangan cileuncang terpantau dibeberapa ruas jalan di Kabupaten Bandung. Termasuk di perempatan Jalan Raya Gading Tutuka, banjir cileuncang terlihat memenuhi badan jalan. Besarnya air dari arah perumahan Gading Tutuka tak tertampung oleh saluran air yang sebenarnya belum lama ini diperbaiki oleh Dinas PUTR Kabupaten Bandung dengan anggaran yang besar.
"Itu ada beberapa orang petugas kebersihan yang brusaha membersihkan sampah di selokan. Mungkin karena gorong gorongnya enggak bagus, jadinya yah tetap saja air meluap menyeberang ke badan jalan yang mau ke perumahaan CPI," kata Agus N salah seorang warga Gading Tutuka. (rd dani r nugraha).
Editor : Bsafaat


