Rektor Unpad Tangguhkan Perjalanan Civitas Akademika ke Negara Terjangkit Covid-19

Rektor Universitas Padjadjaran (Unpad) Rina Indiastuti menyebutkan pihaknya mengantisipasi terkait wabah virus corona atau Covid-19. Terlebih, virus yang berasal dari Cina itu telah menyebar ke 53 negara.

Rektor Unpad Tangguhkan Perjalanan Civitas Akademika ke Negara Terjangkit Covid-19
net

INILAH, Bandung - Rektor Universitas Padjadjaran (Unpad) Rina Indiastuti menyebutkan pihaknya mengantisipasi terkait wabah virus corona atau Covid-19. Terlebih, virus yang berasal dari Cina itu telah menyebar ke 53 negara.

Dia menegaskan, melihat fenomena itu Unpad menangguhkan semua perjalanan dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa ke luar negeri untuk keperluan yang dapat ditunda. Terutama, ke dan dari negara-negara yang terdampak Covid-19 sampai batas waktu yang belum ditentukan.

"Bagi yang baru datang dari luar negeri terutama dari negara yang terdampak Covid-19, termasuk tamu dan mahasiswa asing, diimbau melakukan pembatasan interaksi dengan orang lain selama 14 hari sejak kedatangan dari Indonesia. Jika dalam masa 14 hari mengalami demam, batuk, pilek dan sesak pernapasan seperti gejala penyakit flu, maka lakukan pemeriksaan di ke RSHS (Rumah Sakit Hasan Sadikin) dan menyampaikan kondisi kepada Direktorat Sember Daya Manusia Unpad," jelas Rina, Rabu (4/3/2020).

Dia menambahkan, seluruh civitas akademika diimbau untuk melaksanakan gerakan masyarakat sehat (Germas). Antara lain dengan mengonsumsi makanan sehat guna meningkatkan daya tahan tubuh, mencuci tangan dengan menggunakan sabun atau alcohol, menghindari pusat-pusat keramaian jika tidak diperlukan, dan penggunaan masker selama berada pada pusat keramaian dengan angkutan massal.

"Bagi yang merasa kesehatan tubuhnya sedang menurun diimbau untuk selalu menggunakan masker atau menghindari interaksi dengan orang lain agar terhindar dari kemungkinan terinfeksi Covid-19," imbuh Rina. (Okky Adiana)


Editor : Doni Ramdhani