Drama Panas Grup C Piala Asia U-17 2025: Yaman dan Indonesia Bersaing Sengit Demi Tiket ke Piala Dunia U-17
Timnas U-17 Yaman memulai kiprah mereka di Grup C Piala Asia U-17 2025 dengan performa mengesankan usai menundukkan Afghanistan U-17 dengan skor meyakinkan 2-0, Sabtu (5/4) malam WIB.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung – Timnas U-17 Yaman memulai kiprah mereka di Grup C Piala Asia U-17 2025 dengan performa mengesankan usai menundukkan Afghanistan U-17 dengan skor meyakinkan 2-0, Sabtu (5/4) malam WIB.
Kemenangan ini mengantar mereka memuncaki klasemen sementara dengan keunggulan selisih gol dari Indonesia, yang juga meraih kemenangan dramatis atas Korea Selatan.
Laga yang digelar di Stadion King Abdullah Sport City, Jeddah, itu menjadi panggung bagi dua pemain kunci Yaman: Mohammed Al-Raawi yang mencetak gol pembuka pada menit ke-24, dan Mohammed Al-Garash yang menggandakan keunggulan lewat titik putih hanya tiga menit berselang.
Kemenangan ini menjadi bukti kuat bahwa Yaman datang bukan sekadar untuk berpartisipasi, tetapi siap bersaing memperebutkan tiket ke Piala Dunia U-17 2025 di Qatar.
Di sisi lain, Garuda Muda asuhan Bima Sakti juga menunjukkan mental juara ketika mengalahkan Korea Selatan U-17 dengan skor tipis 1-0.
Gol semata wayang Indonesia dicetak oleh Evandra Florasta di menit-menit akhir (90+1'), memastikan tiga poin berharga dan mempertahankan rekor tak terkalahkan sejak fase kualifikasi.
Duel krusial akan terjadi pada Senin (7/4), pukul 22.00 WIB, saat Indonesia menghadapi Yaman di Stadion Prince Abdullah Al Faisal.
Pertandingan ini menjadi penentu utama: siapa pun yang menang akan otomatis melangkah ke fase gugur dan mengamankan satu tiket ke Piala Dunia U-17 mendatang.
Sementara itu, di pertandingan lainnya, dua tim yang sama-sama menelan kekalahan di laga pertama, Korea Selatan dan Afghanistan, akan saling sikut demi harapan terakhir untuk lolos.
Pertandingan mereka dijadwalkan berlangsung pada Selasa (8/4), pukul 00.15 WIB, di Stadion King Abdullah Sport City.
Rekor Mentereng Tanpa Kekalahan
Menariknya, baik Indonesia maupun Yaman mencatat rekor impresif sejak babak kualifikasi. Indonesia tampil solid tanpa pernah kebobolan maupun kalah, usai mengalahkan Kuwait (1-0), Kepulauan Mariana Utara (10-0), serta bermain imbang tanpa gol melawan Australia.
Penampilan lini belakang yang kokoh menjadi fondasi keberhasilan Garuda Muda sejauh ini.
Di sisi lain, Yaman datang dengan catatan sama impresifnya: menang besar atas Myanmar (6-1) dan Kirgistan (3-2), serta bermain imbang melawan tim kuat Vietnam (1-1).
Kombinasi permainan cepat dan soliditas pertahanan membuat Yaman menjadi lawan yang tak bisa diremehkan.***
Editor : Yosep Saepul Ramadan

