Meski Tersingkir dengan Skor Telak, Erick Thohir Tetap Apresiasi Garuda Muda: Kekalahan dari Korea Utara Jadi Pelajaran Berharga Menuju Piala Dunia U-17 2025

Perjalanan Timnas Indonesia U-17 di ajang Piala Asia U-17 2025 harus terhenti lebih awal setelah takluk dari tim kuat Korea Utara U-17 dengan skor telak 0-6 dalam laga perempat final yang berlangsung di Stadion Kota Olahraga King Abdullah, Senin malam (7/4).

Meski Tersingkir dengan Skor Telak, Erick Thohir Tetap Apresiasi Garuda Muda: Kekalahan dari Korea Utara Jadi Pelajaran Berharga Menuju Piala Dunia U-17 2025
Meski Tersingkir dengan Skor Telak, Erick Thohir Tetap Apresiasi Garuda Muda: Kekalahan dari Korea Utara Jadi Pelajaran Berharga Menuju Piala Dunia U-17 2025

INILAHKORAN, Bandung – Perjalanan Timnas Indonesia U-17 di ajang Piala Asia U-17 2025 harus terhenti lebih awal setelah takluk dari tim kuat Korea Utara U-17 dengan skor telak 0-6 dalam laga perempat final yang berlangsung di Stadion Kota Olahraga King Abdullah, Senin malam (7/4).

Pertandingan itu berjalan berat sejak menit awal untuk skuad asuhan pelatih Bima Sakti. Dua gol cepat dari Choe Song-hun (menit ke-8) dan Kim Yu-jin (menit ke-19) langsung memaksa Garuda Muda tertinggal di babak pertama.

Bukannya membaik, performa Putu Panji dan rekan-rekannya justru semakin menurun di babak kedua, hingga akhirnya harus rela kebobolan empat gol tambahan dari Ri Kyong-bong (48’), Kim Tae-guk melalui titik penalti (60’), Ri Kang-rim (61’), dan Pak Ju-won (77’).

Meski hasilnya mengecewakan, Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, tetap memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pemain, pelatih, dan ofisial timnas U-17 atas perjuangan mereka selama turnamen.

Dalam unggahan di akun Instagram resminya, Erick menyampaikan dukungan dan semangat untuk para pemain muda yang telah mengerahkan usaha terbaik mereka.

“Kita harus mengapresiasi kerja keras dari seluruh pelatih, pemain, dan ofisial yang sudah bekerja keras di Piala Asia U-17 2025,” tulis Erick, dikutip dari ANTARA.

Tak lupa, ia juga mengucapkan terima kasih kepada para suporter yang telah setia memberikan dukungan untuk timnas muda sepanjang turnamen berlangsung.

“Terima kasih juga untuk seluruh suporter yang sudah memberikan semangat dan dukungan untuk Timnas U-17,” lanjut Erick.

Erick Thohir menekankan bahwa kekalahan ini bukanlah akhir dari segalanya, melainkan sebuah pelajaran penting yang harus dimaknai secara positif oleh para pemain muda.

Dengan pengalaman ini, ia berharap timnas bisa tampil lebih baik saat berlaga di Piala Dunia U-17 2025 yang akan digelar di Qatar pada November mendatang.

“Langkah Timnas Indonesia U-17 di Piala Asia U-17 2025 harus terhenti usai kalah dari Korea Utara. Ini menjadi pelajaran berharga,” ucapnya.

Tak bisa dipungkiri, Korea Utara memang bukan lawan yang mudah. Tim ini telah dua kali menyabet gelar juara Piala Asia U-17 dan sudah lima kali tampil di ajang Piala Dunia U-17—jauh lebih banyak dibandingkan Indonesia yang baru satu kali berpartisipasi, itu pun sebagai tuan rumah pada edisi 2023.

Kini, dengan sisa waktu sekitar tujuh bulan menuju Piala Dunia U-17, Erick memastikan bahwa PSSI akan bekerja keras untuk memberikan fasilitas dan program terbaik guna mempersiapkan timnas seoptimal mungkin.

“Kita persiapkan Timnas U17 untuk tampil di Piala Dunia U17 2025 di Qatar November mendatang,” tutup Erick.***


Editor : Yosep Saepul Ramadan