Tegas! Erick Thohir Minta Stop Bullying Berlebihan ke Pemain Timnas Indonesia
Ketua Umum PSSI Erick Thohir pasang badan dan menolak keras segala bentuk diskriminasi, rasisme, hingga perundungan digital yang menyerang pemain Timnas.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, akhirnya angkat bicara dan memberikan respons keras terkait maraknya aksi perundungan (bullying) hingga tindakan tidak terpuji yang belakangan ini kerap menyasar para penggawa Timnas Indonesia.
Dengan nada tegas, ia meminta seluruh pencinta sepak bola tanah air untuk menjaga dan menghargai para pemain yang sedang berjuang demi nama bangsa.
Erick mengingatkan bahwa para pemain yang mengenakan jersi Garuda di dada adalah aset berharga milik negara yang perkembangannya harus didukung bersama, bukan justru dijatuhkan mentalnya melalui komentar-komentar yang melampaui batas.
"Saya minta tolong banget masalah bullying berlebihan ke pemain, kita harus sayang aset kita," ujar Erick Thohir saat memberikan pernyataan tegasnya kepada awak media.
PSSI Tolak Keras Tindakan Rasisme dan Labelling Negatif
Mantan Presiden Inter Milan ini menggarisbawahi bahwa pihak federasi sama sekali tidak antikritik.
Evaluasi dan kritik objektif dari suporter atas performa pemain di atas lapangan adalah hal yang lumrah dalam industri sepak bola.
Namun, Erick memberikan batasan yang sangat jelas bahwa PSSI tidak akan memberikan toleransi sedikit pun jika kritik tersebut sudah bergeser menjadi tindakan rasisme, diskriminasi, maupun pelabelan (labelling) negatif.
"Kritik boleh tapi rasisme, diskriminasi, itu bukan kita. Saya menolak tegas, sejak awal jadi ketua PSSI saya juga ga mau ada diskriminasi, dilabelling seperti itu," tambah Erick Thohir.
Editor : Firda Rachmawati

