Roberto Mancini Resmi Kembali Latih Timnas Italia, FIGC Pecat Gattuso
Roberto Mancini resmi kembali menjadi pelatih Timnas Italia menggantikan Gennaro Gattuso. FIGC juga menunjuk Claudio Ranieri sebagai direktur teknik.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID-Roberto Mancini resmi kembali dipercaya menangani Timnas Italia setelah Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) menunjuknya sebagai pelatih kepala menggantikan Gennaro Gattuso.
Pengumuman tersebut disampaikan melalui akun resmi Timnas Italia pada Rabu, sekaligus mengakhiri spekulasi mengenai sosok pelatih anyar Gli Azzurri.
"Roberto Mancini adalah pelatih baru dari Tim Nasional," demikian pernyataan akun resmi Timnas Italia di platform X.
Kembalinya Mancini sekaligus memupus rumor yang menyebut Andrea Pirlo sebagai kandidat terkuat. Sebelumnya, Pirlo dikabarkan menjadi pilihan utama untuk menukangi Italia. Namun, Presiden FIGC Giovanni Malago dikabarkan menolak opsi tersebut sehingga memicu pengunduran diri Paolo Maldini dari jabatan Direktur Teknik serta Leonardo sebagai penasihat, meski keduanya baru sekitar 10 hari menjalankan tugas.
Bersamaan dengan penunjukan Mancini, FIGC juga mengumumkan Claudio Ranieri sebagai Direktur Teknik yang baru untuk menggantikan Paolo Maldini.
Mancini bukan sosok asing bagi publik sepak bola Italia. Pelatih berusia 61 tahun itu pernah menangani Gli Azzurri pada periode 2018 hingga 2023. Di bawah kepemimpinannya, Italia berhasil meraih gelar juara Euro 2020 setelah mengalahkan Inggris melalui drama adu penalti di partai final.
Meski sukses di level Eropa, perjalanan Mancini juga diwarnai kegagalan membawa Italia lolos ke putaran final Piala Dunia 2022. Saat itu, Gli Azzurri tersingkir secara mengejutkan usai kalah 0-1 dari Makedonia Utara pada babak play-off kualifikasi.
Selama periode pertamanya bersama Timnas Italia, Roberto Mancini memimpin 58 pertandingan di berbagai ajang dengan rata-rata raihan 2,17 poin per laga.
Kini, publik Italia berharap tangan dingin Mancini mampu membawa Gli Azzurri kembali bersaing di level tertinggi sepak bola internasional sekaligus mengembalikan kejayaan tim nasional setelah melewati masa sulit dalam beberapa tahun terakhir.***
Editor : JakaPermana

