Italia Tarik Dukungan untuk Gianni Infantino saat UEFA Siap Cabut Ancaman Boikot FIFA

UEFA siap cabut anacaman boikot FIFA dengan syarat yang harus di penuhi dan Italia tarik dukungan untuk Gianni Infantino.

Italia Tarik Dukungan untuk Gianni Infantino saat UEFA Siap Cabut Ancaman Boikot FIFA
Presiden FIFA Gianni Infantino.

INILAHKORAN, Bandung - Sampai hari ini, Jumat, 28 Agustus 2026, UEFA masih memboikot FIFA atas kontroversi proposal yang berkaitan dengan penjualan saham.

UEFA berencana akan mencabut ancamannya untuk memboikot turnamen FIFA setelah menerima jaminan bahwa rencana untuk menjual saham di Piala Dunia dan kompetisi besar lainnya tidak akan dihidupkan kembali.

Sementara itu pihak Italia kini menarik dukungannya untuk Presiden FIFA Gianni Infantino.

Italia menjadi federasi sepak bola nasional terbaru yang menjauhkan diri dari Gianni Infantino.

Sementara Presiden Liga Eropa Claudius Schaefer mengatakan kepada The Athletic bahwa Presiden FIFA itu tidak memiliki masa depan di organisasi tersebut dan bahwa badan pengatur sepak bola dunia membutuhkan reformasi.

Langkah ini menyusul keputusan FIFA pada bulan Juli untuk menarik proposal yang memicu penentangan dari 55 asosiasi anggota UEFA, yang sepakat untuk memboikot kompetisi FIFA setelah rincian rencana tersebut muncul bulan lalu.

Seorang juru bicara FIFA mengatakan bahwa semua tim yang lolos kualifikasi akan berpartisipasi dalam Piala Dunia Wanita U-20 bulan depan di Polandia, turnamen besar pertama yang mungkin terpengaruh oleh kebuntuan tersebut.

"FIFA senang bahwa semua tim yang lolos kualifikasi akan berpartisipasi dalam Piala Dunia Wanita U-20 FIFA mendatang," turur juru bicara tersebut.

"FIFA sangat yakin bahwa sepak bola memiliki kekuatan untuk mempersatukan, bahkan dalam keadaan yang menantang, dan menantikan kedatangan semua tim dan pemain ke Polandia," jelasnya.

"Kami tetap berkomitmen untuk terus mendukung perkembangan global sepak bola, melalui kompetisi kami, melalui program FIFA Forward, dan melalui berbagai inisiatif lainnya, serta melalui dialog penuh dengan Konfederasi dan para pemangku kepentingan," jelasnya.

Para pejabat UEFA diperkirakan akan memberitahukan kepada komite eksekutif badan pengatur tersebut dan para presiden sebagian besar asosiasi anggotanya dalam pertemuan di Monaco pada bahwa syarat-syarat untuk mencabut boikot telah terpenuhi, kata sumber tersebut.

UEFA telah meminta agar proposal tersebut ditarik dan juga jaminan bahwa rencana serupa tidak akan diupayakan lagi.

"Ini bukan kekalahan dari UEFA, melainkan realita untuk menghindari merusak kesempatan sekali seumur hidup para pemain muda. Tindakan dan desakan untuk perubahan akan terus berlanjut," terang sebuah sumber yang mengetahui diskusi tersebut kepada Reuters.***


Editor : Irma Nurfajri