Anggota FIFA Diminta Memutuskan Masa Depan Gianni Infantino di Pemilihan 2027

Saat ini CAF meminta semua anggota FIFA untuk memutuskan masa depan Presiden Gianni Infantino.

Anggota FIFA Diminta Memutuskan Masa Depan Gianni Infantino di Pemilihan 2027
Presiden FIFA Gianni Infantino.

INILAHKORAN, Bandung - Gianni Infantino yang sekarang menjabat sebagai Presiden FIFA,nampaknya telah kehilangan banyak dikungan untuk pemilihan 2027 mendatang.

Di bawah tekanan, nasib Presiden FIFA Gianni Infantino harus diputuskan oleh 211 asosiasi anggota organisasi tersebut pada pemilihan bulan Maret 2027 mendatang, kata Presiden Konfederasi Sepak Bola Afrika (CAF) Patrice Motsepe.

Gianni Infantino, yang berupaya terpilih kembali, telah menghadapi pemberontakan terbuka setelah tiga konfederasi UEFA, AFC, dan CONCACAF, menyerang perilakunya dan menyerukan agar dia mengundurkan diri.

Hal ini membuka tab baru menyusul upayanya yang gagal untuk membawa investasi swasta ke dalam kompetisi FIFA, termasuk Piala Dunia.

Namun Motsepe percaya bahwa seharusnya semua anggota FIFA yang memutuskan apakah Gianni Infantino tetap menjabat sebagai Presiden pada Kongres ke-77 organisasi tersebut di Rabat, Maroko pada 18 Maret 2027.

"Pemilu akan berlangsung tahun depan. Kita harus membiarkan proses itu berlanjut dan membiarkan 211 anggota yang memutuskan," tutur Motsepe kepada Sky News.

"Jika ada kandidat yang ingin mencalonkan diri melawannya, ajukan nama mereka. Itu hal yang benar," lanjutnya 

"Yang ingin saya fokuskan adalah persatuan, kerja sama. Bagaimana kita terus mengembangkan dan memajukan sepak bola di tengah tantangan yang kita hadapi? Kita harus mengatasi tantangan-tantangan itu, menyelesaikannya, dan terus maju."

Motsepe percaya para pemimpin harus terbuka terhadap pengawasan, tetapi mengatakan FIFA memiliki proses yang telah ditetapkan untuk menangani pengaduan.

"Jika saya, sebagai Presiden, berperilaku dengan cara yang tidak mencerminkan proses hukum atau tata kelola yang semestinya, saya harus diinterogasi dan ditanyai pertanyaan-pertanyaan tersebut," ujarnya.

"Jika ada yang punya masalah dengan siapa pun, entah itu Gianni atau siapa pun, ikuti proses FIFA. Dan jika Anda ingin menyingkirkannya, adakan pemilihan. Sesederhana itu," tuturnya.

"Biarkan 211 asosiasi anggota yang memutuskan. Pemungutan suara akan menunjukkan apakah mereka percaya padanya atau tidak. 

Setiap orang berhak atas penilaian yang adil dan perlakuan yang adil. Setiap orang harus didengar. Proses hukum yang semestinya, tata kelola, dan legalitas tidak dapat ditawar."

Motsepe menegaskan bahwa Gianni Infantino masih mendapat dukungan dari CAF sebagai Presiden FIFA.

"Dia setia pada sepak bola Afrika. Dia menikmati dukungan dari Afrika," ungkapnya menambahkan.***


Editor : Irma Nurfajri