Jepang, Inggris, dan Italia Bangun Pusat Pengembangan Jet Tempur Generasi Baru
Jepang, Inggris, dan Italia akan membangun pusat pengembangan jet tempur generasi terbaru sebagai bagian dari kerja sama pertahanan.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID-Jepang, Inggris, dan Italia akan membangun pusat pengembangan Jet Tempur generasi terbaru sebagai bagian dari kerja sama pertahanan dalam program Global Combat Air Programme (GCAP).
Berdasarkan informasi dari sejumlah sumber, pusat pengembangan akan dibangun di Prefektur Aichi, Jepang, Warton di Inggris, serta Turin di Italia.
Ketiga negara sebelumnya menyepakati pembentukan GCAP pada 2022 untuk mengembangkan pesawat tempur multiguna generasi baru yang ditargetkan mulai digunakan pada 2035.
Di Jepang, pusat pengembangan akan didirikan di pabrik South Komaki milik Mitsubishi Heavy Industries Ltd. di Prefektur Aichi pada akhir 2026.
Menurut sumber tersebut, para insinyur asal Inggris telah mulai bekerja di fasilitas tersebut untuk menyusun desain pesawat tempur masa depan itu.
Mitsubishi Heavy Industries juga menjadikan proyek GCAP sebagai salah satu bisnis strategis perusahaan setelah menghentikan pengembangan Mitsubishi Regional Jet, yang sebelumnya diproyeksikan sebagai pesawat penumpang domestik pertama buatan Jepang.
Perkembangan proyek GCAP juga mendapat perhatian dari negara lain. Pada Selasa (21/7/2026), Kanada resmi menjadi negara pengamat pertama dalam program tersebut.
Selain Kanada, sejumlah negara seperti Jerman dan Australia juga telah menyatakan minat untuk bergabung dalam proyek kerja sama tersebut.
Jet Tempur yang tengah dikembangkan akan dibekali berbagai teknologi mutakhir, di antaranya kemampuan siluman (stealth), radar berdaya tinggi untuk mengumpulkan berbagai data, serta sistem analisis berbasis kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI).
Proses desain dan pengembangan pesawat akan dikerjakan oleh Edgewing, perusahaan patungan yang dibentuk oleh Japan Aircraft Industrial Enhancement Co. Ltd. dari Jepang, BAE Systems dari Inggris, dan Leonardo dari Italia.
Bagi Jepang, proyek ini memiliki arti strategis karena Jet Tempur generasi baru tersebut akan menggantikan armada F-2 milik Angkatan Udara Bela Diri Jepang (Japan Air Self-Defense Force/JASDF), yang dijadwalkan mulai dipensiunkan secara bertahap pada 2035.
Melalui GCAP, Jepang, Inggris, dan Italia berharap dapat menghadirkan pesawat tempur generasi baru yang mampu menjawab tantangan keamanan masa depan sekaligus memperkuat kerja sama industri pertahanan di antara ketiga negara.***
Editor : JakaPermana

