Virus PMK Terdeteksi pada Daging Kambing dari China di Jepang

Virus PMK terdeteksi pada daging kambing mentah yang dibawa penumpang dari China di Bandara New Chitose, Hokkaido, Jepang.

Virus PMK Terdeteksi pada Daging Kambing dari China di Jepang
ilustrasi/net

INILAHKORAN.ID-Kementerian Pertanian Jepang mengungkapkan virus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) terdeteksi dalam pemeriksaan Karantina terhadap Daging Kambing mentah yang dibawa seorang penumpang dari China pada Januari lalu.

Daging tersebut ditemukan di Bandara New Chitose, Hokkaido, dalam barang bawaan penumpang penerbangan dari Beijing. Produk hewan itu kemudian diperiksa untuk mengetahui keberadaan virus PMK.

Kementerian Pertanian Jepang menyatakan Daging Kambing tersebut merupakan barang yang dilarang dibawa masuk ke Jepang. Produk itu langsung disita di perbatasan dan tidak diizinkan masuk ke wilayah Jepang.

Menurut kementerian, temuan tersebut menjadi pertama kalinya virus PMK terdeteksi dalam proses Karantina produk hewan di Jepang.

Jepang Waspadai Risiko Wabah PMK

PMK merupakan penyakit virus yang sangat menular pada hewan berkuku belah, termasuk sapi, babi, dan kambing. Penyakit ini tidak menginfeksi manusia, tetapi dapat menyebabkan dampak serius pada populasi ternak.

Jepang sendiri pernah mengalami wabah PMK di Prefektur Miyazaki pada 2010. Saat itu, sekitar 300.000 hewan, termasuk sapi dan babi, harus dimusnahkan untuk mengendalikan penyebaran penyakit.

Sejak wabah tersebut, Jepang tidak lagi melaporkan adanya wabah PMK di dalam negeri. Namun, penyakit tersebut masih ditemukan di sejumlah negara lain.

Kondisi tersebut membuat pemerintah Jepang meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan masuknya virus melalui produk hewan yang dibawa dari luar negeri.

Kementerian Pertanian Jepang memperingatkan bahwa risiko terjadinya wabah PMK di dalam negeri saat ini berada pada tingkat "sangat tinggi".

Pemerintah pun menekankan pentingnya memperketat langkah pencegahan dan pemeriksaan di perbatasan, termasuk terhadap produk hewan yang dibawa oleh penumpang dari negara lain.

Temuan virus pada Daging Kambing tersebut menjadi pengingat bahwa kepatuhan terhadap aturan Karantina sangat penting untuk mencegah masuknya penyakit hewan menular ke Jepang.***


Editor : JakaPermana