Menpora Erick Thohir Minta Atlet Simpan Bonus Asian Games untuk Masa Depan
Menpora Erick Thohir meminta atlet peraih medali Asian Games 2026 menabung bonus sebagai bekal kebutuhan dan masa depan setelah karier olahraga.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir meminta para atlet peraih medali Asian Games Aichi-Nagoya 2026 menyimpan bonus yang diberikan pemerintah sebagai bekal untuk kebutuhan dan masa depan.
Pesan tersebut disampaikan Erick saat menyambut kepulangan sejumlah atlet dan ofisial Indonesia di Bandara Soekarno-Hatta, Banten, Kamis (1/10/2026).
"Saya sudah sampaikan (kepada para atlet peraih medali agar) bonus-bonusnya ditabung," kata Erick.
Sejumlah atlet yang disambut telah menyelesaikan perjuangan mereka di Asian Games 2026, antara lain dari cabang atletik, esports, bulu tangkis, dan angkat besi.
Para atlet tersebut terdiri atas peraih medali emas, perak, maupun perunggu. Mereka nantinya mendapatkan bonus dari pemerintah sebagai bentuk penghargaan atas prestasi di ajang olahraga tersebut.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto telah mengumumkan bonus sebesar Rp3 miliar bagi atlet yang meraih medali emas nomor perorangan di Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Erick juga sebelumnya menyampaikan besaran bonus tersebut kepada para atlet.
Salah satu atlet yang disebut Erick adalah Rahmat Erwin Abdullah dari cabang angkat besi kelas 75 kilogram putra. Sebagai peraih emas nomor perorangan, Rahmat berhak mendapatkan bonus sesuai skema yang telah ditetapkan pemerintah.
Sementara itu, peraih medali emas pada nomor tim atau beregu mendapatkan penghitungan bonus dengan skema berbeda dari nomor perorangan. Hal serupa berlaku bagi atlet yang meraih medali perak dan perunggu.
Erick mengingatkan para atlet agar bonus yang diterima tidak hanya digunakan untuk kebutuhan jangka pendek. Ia menyarankan sebagian bonus disimpan dan dikelola sebagai bekal menghadapi masa depan.
Menurut Erick, karier atlet profesional memiliki masa aktif yang terbatas sehingga bonus prestasi dapat dimanfaatkan untuk mempersiapkan kehidupan setelah tidak lagi aktif sebagai atlet.
Pada kesempatan tersebut, Erick juga memberikan apresiasi kepada seluruh kontingen Indonesia yang telah berjuang di Jepang.
Berdasarkan data hingga Rabu (30/9), Indonesia telah mengumpulkan 31 medali yang terdiri atas empat emas, tujuh perak, dan 20 perunggu.
Erick juga memberikan perhatian kepada Atlet Indonesia yang masih bertanding. Ia berharap para atlet yang belum menyelesaikan perjuangannya tetap menjaga semangat dan konsentrasi hingga pertandingan terakhir.
"Disayangkan kalau (bonus) yang individu 3 miliar (tidak diraih). Tapi (bonus untuk yang sudah mendapat medali) ditabung, ya," ujar Erick.
Imbauan tersebut menjadi bagian dari pesan pemerintah agar penghargaan atas prestasi olahraga tidak hanya dinikmati dalam jangka pendek, tetapi juga dapat menjadi bekal bagi atlet setelah menyelesaikan karier kompetitifnya.***
Editor : JakaPermana

