DSDABM Kota Bandung Tangani 79 Paket Drainase dan Trotoar Sepanjang 15,4 Km

DSDABM Kota Bandung mencatat 79 paket pekerjaan drainase dan trotoar sepanjang 15,4 km hingga September 2026. Sejumlah proyek dikebut jelang musim hujan.

DSDABM Kota Bandung Tangani 79 Paket Drainase dan Trotoar Sepanjang 15,4 Km
Pembangunan trotoar di salah satu ruas jalan Kota Bandung. Istimewa

INILAHKORAN.ID - Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Kota Bandung mencatat, 79 paket pekerjaan drainase dan trotoar hingga 30 September 2026. Total panjang penanganan infrastruktur, mencapai sekitar 15,4 kilometer yang tersebar di berbagai wilayah.

Kepala Bidang Drainase dan Trotoar DSDABM Kota Bandung, Kiki Rosani Rifqi mengatakan, puluhan paket pekerjaan tersebut terdiri atas rehabilitasi dan pembangunan drainase serta trotoar.

“Kalau dari segi beberapa paket lelang yang penting-penting, yang besar nilainya miliaran. Memang ada dua paket lelang drainase yang sudah hampir selesai,” kata Kiki Rosani Rifqi, Selasa (6/10/2026).

Rinciannya, rehabilitasi drainase mencapai 50 paket dengan panjang pekerjaan 7,2 kilometer. Capaian itu, menjadi bagian dari target rehabilitasi drainase sepanjang 14 kilometer pada 2026.

Sementara pembangunan drainase, mencapai 9 paket dengan panjang 3,9 kilometer. Capaian pembangunan drainase itu, sudah memenuhi target tahunan sepanjang 3,9 kilometer.

Pada sektor trotoar, rehabilitasi telah mencapai 9 paket dengan panjang 1,9 kilometer. Angka itu juga sudah sesuai target tahunan yang ditetapkan.

"Kemudian pembangunan trotoar mencapai 11 paket dengan panjang 2,4 kilometer. Dengan capaian itu, target pembangunan trotoar sepanjang 2,4 kilometer pada tahun 2026 telah terpenuhi," ucapnya.

Kiki menyebut, seluruh pekerjaan tersebar di sejumlah titik dengan mekanisme pelaksanaan berbeda. Sebagian pekerjaan masuk paket lelang dengan nilai besar, sedangkan pekerjaan lain berjalan melalui penunjukan langsung.

“Kalau dari segi beberapa paket lelang yang penting-penting, yang besar nilainya miliaran. Memang ada dua paket lelang drainase yang sudah hampir selesai. Salah satu pekerjaan drainase berada di kawasan Samsat Soekarno Hatta. Proyek itu masih berjalan dengan progres sekitar 30 persen," ujar dia.

Pekerjaan lain berada di kawasan Cisaranten dengan progres sekitar 60 persen. Selain dua proyek dengan nilai besar, sejumlah pekerjaan berskala lebih kecil juga masih berlangsung di berbagai lokasi.

Percepatan pekerjaan menjadi perhatian karena memasuki periode musim hujan. Sejumlah proyek drainase ditargetkan rampung secara bertahap pada Oktober 2026.

“Rata-rata targetnya sebelum musim hujan. Oktober awal, Oktober akhir minimal menjelang hujan lebat sudah selesai semuanya,” tuturnya.

Salah satu proyek yang mendekati penyelesaian berada di Jalan Turangga. Pekerjaan crossing drainase pada ruas jalan itu, telah mencapai progres sekitar 93 persen dan ditargetkan selesai pada 9 Oktober 2026.

Dia menjelaskan, pekerjaan crossing memiliki tantangan karena saluran harus melintasi badan jalan. Kondisi itu membuat pengerjaan harus dilakukan dalam waktu terbatas agar tidak mengganggu arus kendaraan.

“Kalau crossing yang sifatnya menyeberang jalan, tentunya lalu lintas tidak bisa terganggu. Jadi harus satu malam beres,” ujar dia.

Selain lalu lintas, faktor cuaca turut memengaruhi pengerjaan di lapangan. Perubahan cuaca secara cepat dapat mengganggu pekerjaan yang sudah masuk jadwal, terutama pekerjaan pengecoran.

“Kadang-kadang cuaca ekstrem seperti ini. Hari ini panas, besok hujan. Itu mengganggu juga perencanaan yang sudah kita buat. Rencana mengecor, akhirnya hujan,” pungkasnya.


Editor : Ahmad Sayuti