Edwin van der Sar Sebut Maarten Paes Harus Bersaing dengan Ter Stegen di Ajax

Legenda MU Edwin van der Sar menilai Maarten Paes harus bersaing ketat dengan Marc-André ter Stegen untuk mendapatkan tempat utama di Ajax Amsterdam.

Edwin van der Sar Sebut Maarten Paes Harus Bersaing dengan Ter Stegen di Ajax
Legenda Manchester United Edwin van der Sar saat menemui awak media setelah dirinya mengikuti acara "meet and greet" di Jakarta Selatan, Sabtu (10/10/2026), menjelang laga para legenda bertajuk "Champions Impact In Jakarta: The Rivalry Returns" antara United Legends dan North London Legends di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, pukul 19.00 WIB.

INILAHKORAN.ID – Legenda Manchester United (MU), Edwin van der Sar, menilai kiper tim nasional Indonesia Maarten Paes harus bersaing ketat untuk mendapatkan tempat utama di Ajax Amsterdam. Persaingan semakin berat setelah Ajax diperkuat Marc-André ter Stegen yang dipinjam dari FC Barcelona.

"Ter Stegen penjaga gawang yang sangat bagus, jadi situasinya cukup sulit bagi Maarten. Namun, bagus bahwa sekarang dia bermain di Ajax," kata Van der Sar, yang menjabat CEO Ajax pada 2016–2023, setelah mengikuti acara meet and greet di Jakarta Selatan, seperti dikutip dari Antara, Sabtu (10/10/2026).

Pada musim 2026/2027, Paes tercatat baru tampil lima kali dari total 13 pertandingan yang telah dijalani Ajax. Sementara itu, Ter Stegen sudah dipercaya menjaga gawang klub asal Amsterdam tersebut dalam delapan pertandingan.

Sebelum kedatangan Ter Stegen, Paes menjadi salah satu pilihan utama di bawah mistar Ajax setelah direkrut dari FC Dallas pada Februari 2026. Pada paruh kedua musim lalu, ia tampil sebanyak 13 kali, dengan rincian 11 pertandingan di Liga Belanda dan dua laga di babak play-off Liga Konferensi Eropa.

Pada kesempatan yang sama, Van der Sar juga menyinggung hubungan Indonesia dan Belanda, khususnya kehadiran sejumlah pemain keturunan yang kini memperkuat Timnas Indonesia.

Ia turut mengucapkan selamat kepada para penggemar sepak bola Indonesia atas keberhasilan tim Garuda menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026.

"Menurut saya, ada banyak kesamaan dalam hal kecintaan terhadap tradisi dan warisan budaya antara Indonesia dan Belanda. Selamat kepada seluruh penggemar Indonesia atas keberhasilan menjuarai FIFA ASEAN Cup," kata Van der Sar, yang pernah mempersembahkan empat gelar Liga Inggris dan satu trofi Liga Champions bersama MU.

Van der Sar mengaku telah berkomunikasi langsung dengan Paes setelah Indonesia meraih gelar tersebut.

"Ya, kemarin saya berbicara dengan Maarten Paes melalui telepon. Saya senang karena bisa berkontribusi terhadap perkembangan sepak bola di Indonesia," tuturnya.

Lebih lanjut, Van der Sar mengaku senang setiap kali berkunjung ke Indonesia. Ia pernah datang bersama Ajax saat klub tersebut menghadapi Persib Bandung pada 2014. Ia juga mengunjungi Indonesia saat Piala Dunia 2026 dan beberapa kali berlibur ke Bali.

"Mungkin kunjungan terakhir saya beberapa bulan lalu. Indonesia adalah negara yang luar biasa. Saya juga sudah beberapa kali berlibur ke Bali," kata Van der Sar, yang kini berusia 55 tahun.

Kedatangan Van der Sar kali ini merupakan bagian dari acara pertandingan para legenda bertajuk Champions Impact in Jakarta: The Rivalry Returns, yang mempertemukan United Legends dan North London Legends.

Van der Sar memperkuat United Legends dalam pertandingan yang dijadwalkan berlangsung pukul 19.00 WIB di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta. Selain dirinya, sejumlah legenda MU yang hadir antara lain Rio Ferdinand, Nemanja Vidic, John O'Shea, Antonio Valencia, Ryan Giggs, dan Dimitar Berbatov.

Sementara itu, North London Legends yang diperkuat sejumlah legenda Arsenal menghadirkan nama-nama seperti Patrick Vieira, Thierry Henry, Bacary Sagna, William Gallas, dan Robert Pires.


Editor : Ahmad Sayuti