Di Jabar, RedDoorz Gelar Program Mobil Vaksin Keliling di Empat Daerah Wisata
Guna mempercepat capaian herd immunity, RedDoorz menggelar program mobil vaksin keliling. Program itu berkolaborasi dengan Kemenparekraf.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Guna mempercepat capaian herd immunity, RedDoorz menggelar program mobil vaksin keliling. Program itu merupakan bentuk kolaborasi dengan Kemenparekraf.
Vice President of Operations RedDoorz Adil Mubarak mengatakan, khusus di Jabar kontribusi aktif itu dilakukan dengan seremoni pelepasan rombongan mobil vaksin keliling di Kota Bandung pada Sabtu 13 November 2021.
"Nantinya, rombongan mobil vaksin keliling itu menuju ke beberapa lokasi di Jabar seperti Kabupaten Bandung, Kabupaten Garut, Kabupaten Tasikmalaya, dan Kota Tasikmalaya," kata Adil Mubarak.
Baca Juga: Tingkat Okupansi Hotel Naik, RedDoorz Optimistis Tren Pariwisata Meningkat
Secara umum, dia menuturkan pihaknya mengapresiasi kolaborasi dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) itu. Dia mengaku program mobil vaksin keliling itu akan dilakukan mulai dari Jakarta hingga Labuan Bajo.
"Kami harap program ini dapat mempercepat herd immunity dan juga pemulihan Indonesia dari masa pandemi, terlebih lagi pada industri pariwisata dan perhotelan yang sangat terdampak sejak dua tahun terakhir," sebut Adil Mubarak.
Menurutnya, program tersebut dilakukan sebagai dukungan terhadap aksi pemerintah dalam meningkatkan angka penerima vaksinasi yang merupakan salah satu kunci penting. Selain untuk mencapai herd immunity, juga memulihkan industri pariwisata dan perhotelan.
RedDoorz mendukung dengan menyediakan akomodasi berupa penginapan, bekerja sama dengan partner RedDoorz di sepanjang titik vaksinasi dimulai dari Jakarta hingga Labuan Bajo untuk para relawan dan tenaga kesehatan yang bertugas di lapangan.
Baca Juga: RedDoorz Luncurkan Kampanye Keamanan di Penginapan Selama Liburan Akhir Tahun
Harapannya, program ini dapat mendorong percepatan pencapaian herd immunity yang saat ini telah mencapai lebih dari 128 juta orang atau sekitar 61,53% dari total sasaran vaksinasi menurut data dari Kementerian Kesehatan per 11 November 2021.
Itu dilakukan agar bisa memastikan kondisi yang aman dan nyaman bagi para pelaku industri dalam menumbuhkan bisnis dan usaha mereka, terutama di masa kenormalan baru nanti.***(doni ramdhani)
Editor : inilahkoran


