Erick Thohir Ungkap Alasan Strategis Pemusatan Latihan Timnas di Bali

Ketua Umum PSSI Erick Thohir menegaskan bahwa pemilihan Bali sebagai lokasi pemusatan latihan Tim Nasional (Timnas) Indonesia bukanlah keputusan sembarangan.

Erick Thohir Ungkap Alasan Strategis Pemusatan Latihan Timnas di Bali
Erick Thohir Ungkap Alasan Strategis Pemusatan Latihan Timnas di Bali

INILAHKORAN, Bandung – Ketua Umum PSSI Erick Thohir menegaskan bahwa pemilihan Bali sebagai lokasi Pemusatan Latihan Tim Nasional (Timnas) Indonesia bukanlah keputusan sembarangan.

Dalam pernyataannya saat menghadiri pengundian turnamen Piala AFF U-23 di Jimbaran, Kabupaten Badung, Bali, Erick menjelaskan bahwa Bali memiliki fasilitas dan infrastruktur terbaik yang menunjang kebutuhan tim nasional, baik dari sisi olahraga maupun kebugaran pemain.

“Bali juga punya fasilitas luar biasa, lapangan latihan, yang mohon maaf, hari ini kami bisa bilang (Bali) yang terbaik,” ujar Eric, seperti dikutip dari ANTARA.

Menurutnya, keberadaan lapangan latihan berkualitas di Bali United Training Center, Pantai Purnama, Kecamatan Sukawati, Gianyar, menjadi alasan utama pemilihan lokasi tersebut.

Fasilitas yang berdiri di atas lahan seluas 30 hektare itu dilengkapi dengan lapangan berstandar FIFA, gym, ruang ganti modern, serta keindahan alam yang menghadap langsung ke Pantai Purnama.

Lebih dari sekadar fasilitas, Erick juga menyoroti aspek kesehatan yang tersedia di Bali, khususnya keberadaan rumah sakit internasional di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sanur, Kota Denpasar, yang menunjang kebutuhan medis selama pemusatan latihan.

Tak hanya dari sisi teknis, pemusatan latihan di Bali juga mempertimbangkan aspek psikologis para pemain. Erick menyadari pentingnya waktu kebersamaan pemain dengan keluarga sebelum kembali fokus ke lapangan.

“Ini mereka manusia, kami tidak bisa memakai mereka seperti robot. Kenapa kami pilih Bali? Supaya mereka bisa bersama keluarga 2-3 hari setelah itu mereka fokus di pemusatan latihan,” katanya.

Dalam konteks tersebut, Bali sebagai destinasi pariwisata tidak hanya menawarkan keindahan alam dan budaya, tetapi juga menjadi tempat ideal untuk rekreasi dan relaksasi para pemain bersama keluarga.

“Kami juga mempromosikan Bali bahwa menjadi hub untuk pariwisata, tidak hanya olahraga dan juga hub kesehatan,” imbuh Menteri BUMN itu.***


Editor : Yosep Saepul Ramadan