Erwin Ramdani Serap Pelajaran dari Piala Eropa

Gelandang Persib Bandung, Erwin Ramdani tak menampik merasakan iri dengan penyelenggaraan Piala Eropa 2020. Pasalnya, turnamen yang dimenangkan tim nasional Italia itu bisa terselenggara dengan baik.

Erwin Ramdani Serap Pelajaran dari Piala Eropa

INILAH, Bandung - Gelandang Persib Bandung, Erwin Ramdani tak menampik merasakan iri dengan penyelenggaraan Piala Eropa 2020. Pasalnya, turnamen yang dimenangkan tim nasional Italia itu bisa terselenggara dengan baik.

Bahkan, menurut Erwin, penyelenggaraan berjalan dengan lancar meski bisa disaksikan oleh penonton secara langsung. Padahal kondisi pandemi Covid-19 belum berakhir.

Sementara di Indonesia, lanjutnya, masih kesulitan untuk bisa menggelar kompetisi. Bahkan harus kembali mengalami penundaan usai Pemerintah Republik Indonesia menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

Pemilik nomor punggung 93 ini mengaku sebenarnya sudah cukup terobati dengan penyelenggaraan Piala Menpora 2021. Apalagi, Persib berhasil melangkah sampai babak final.

Namun, Piala Menpora 2021 itu tidak memberikan jaminan untuk bisa menggelar kompetisi. Padahal protokol kesehatan diterapkan hingga tanpa disaksikan oleh penonton.

"Iya lah (iri). Sebenarnya kemarin sempat berlatih dan ada kegiatan sama tim juga terobati. Apalagi saat mau ada digelar turnamen," kata Erwin saat dihubungi, Kamis (15/7/2021).

Meski demikian, pemain yang juga anggota TNI Angkatan Darat (AD) ini tak mau larut dalam kekecewaan. Dia harus kembali fokus meningkatkan kualitasnya di lapangan. Sehingga ketika kompetisi berjalan, Erwin bisa menunjukan kualitasnya dan bisa dilibatkan dalam pertandingan.

"Saya juga belajar dari Piala Eropa, gak asal nonton. Dilihat meskipun tidak menyerupai, tapi kita belajar dari mainnya dengan lebih pintar, lebih simpel, terus organisasinya, sambil kita berpikir gimana maunya pelatih, apa yang harus kita lakukan. Misalkan pola permainan Italia, pola permainan Inggris atau apa aja diambil pelajaran dan positif-positifnya saja sih," pungkasnya.(Muhammad Ginanjar)


Editor : Ghiok Riswoto