Ewindo Donasikan Benih, Sarana Produksi Pertanian dan Program Pembinaan dan Pendampingan Petani Korban Galodo di Sumatera Barat
Sebagai perusahaan benih unggul berkualitas yang berpusat di Purwakarta, PT East-West Seed Indonesia (Ewindo) bergerak cepat menyalurkan bantuan yang dibutuhkan guna membantu para petani korban banjir bandang Galodo di Sumatera Barat.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Purwakarta - Sebagai perusahaan benih unggul berkualitas yang berpusat di Purwakarta, PT East-West Seed Indonesia (Ewindo) bergerak cepat menyalurkan bantuan yang dibutuhkan guna membantu para petani korban banjir bandang Galodo di Sumatera Barat.
Managing Director Ewindo Glenn Pardede mengatakan, upaya pemulihan pasca musibah banjir bandang Galodo di Sumatera Barat itu harus cepat dilakukan. Bencana alam yang terjadi pada Sabtu 11 Mei 2024 lalu meluluhlantakkan lahan garapan petani di daerah terdampak antara lain Kabupaten Agam, Tanah Datar, dan Padang Panjang.
Tak hanya rumah tinggal, jalan-jalan penghubung antarwilayah maupun infrastruktur publik dan lahan pertanian garapan petani di kawasan tersebut pun hancur lebur. Menyadari urgensi dari situasi ini, Ewindo bergerak cepat untuk menyalurkan bantuan yang dibutuhkan guna membantu para petani pada periode tanggap darurat.
"Kami sangat prihatin dengan kondisi para petani yang terdampak Galodo di Sumatera Barat ini. Berdasarkan data yang kami kumpulkan di lapangan, diperkirakan sekitar 500 hektare lahan produktif rusak akibat bencana ini. Hal tersebut mengakibatkan kerugian besar bagi para petani yang menggantungkan hidupnya pada hasil pertanian. Semoga bantuan yang kami himpun ini dapat membantu sahabat-sahabat kami petani di Sumbar melewati hari demi hari dalam masa tanggap darurat,” kata Glenn, Kamis 30 Mei 2024.
Dia menuturkan, Ewindo mengapresiasi dukungan rekan-rekan dari Mentari Agro Semesta. Mitra dealer Ewindo di Sumatera Barat itu diakuinya telah membantu penyaluran bantuan berupa kebutuhan pokok dengan cepat.
"Kami juga ingin mengajak berbagai pihak, baik pemerintah, swasta, maupun masyarakat umum, untuk bergotong royong membantu para korban dan bekerja sama meringankan beban korban Galado," ucapnya.
Glenn menjelaskan, sebagai sahabat petani itu program Ewindo Peduli ini tidak hanya di saat fase tanggap darurat berupa bantuan kebutuhan pokok yang berorientasi jangka pendek saja.
Namun, Ewindo juga berkomitmen membantu membangun ketahanan jangka panjang bagi komunitas petani di wilayah terdampak. Antara lain melalui bantuan benih Cap Panah Merah, sarana produksi pertanian maupun program-program pembinaan dan pendampingan agar petani dapat segera melanjutkan kembali kegiatan pertanian mereka dengan semangat baru.
"Oleh karena itu, dalam momen penyerahan bantuan ini tim Ewindo juga sekaligus mendengarkan aspirasi dan kebutuhan para petani secara langsung di lokasi. Hal ini guna memastikan agar program bantuan jangka panjang yang dirancang nantinya bisa secara tepat mendukung upaya pemulihan yang lebih berkesinambungan," jelasnya.***
Editor : Doni Ramdhani

