Farhan Pastikan Distribusi Pangan ke Kota Bandung Tetap Lancar Jelang Musim Kemarau

Pemkot Bandung menjamin distribusi pangan aman selama musim kemarau 2026

Farhan Pastikan Distribusi Pangan ke Kota Bandung Tetap Lancar Jelang Musim Kemarau
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan

INILAHKORAN.ID - Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan mengantisipasi, potensi terganggunya pasokan bahan pangan menjelang musim kemarau. 

Pemerintah kota, berupaya memastikan distribusi bahan makanan ke Kota Bandung tetap berjalan lancar agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.

"Sekarang lagi penuh tantangan buat kita semuanya menjelang kemarau. Menjelang kemarau saya sangat khawatir, bahwa suplai bahan makanan ke Kota Bandung itu akan terganggu. Itu sebabnya kita mau memastikan suplai yang tidak terganggu dan distribusi yang lancar," kata Farhan, Jumat (10/7/2026).

Menurutnya, Kota Bandung sepenuhnya bergantung pada pasokan dari daerah lain karena bukan merupakan daerah penghasil pangan. Sedikitnya, terdapat 16 provinsi yang menjadi pemasok kebutuhan pangan Kota Bandung. Sehingga keberlanjutan distribusi, menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas pasokan.

"Yang paling penting adalah satu, kan kita ini bukan produsen. Kita ini 100 persen konsumen. Ada paling tidak 16 provinsi yang menjadi supplier kita. Nah ini mesti dipastikan. Pemerintah enggak bisa langsung, pemerintah hanya bisa langsung ke Bulog," ucapnya.

Dia menjelaskan, pemerintah akan memastikan ketersediaan bahan pangan pokok melalui Bulog sekaligus menjaga agar rantai distribusi dari pemasok hingga pedagang tetap berjalan. Pasokan yang memadai, akan membantu menjaga stabilitas harga di tingkat konsumen.

"Pertama di Bulog, bahwa pemerintah akan memastikan bahan pangan dasar tersedia. Yang kedua adalah memastikan bahwa para pelaku di pasar, baik itu dari penyuplai sampai pengecer, itu mendapatkan barangnya dulu. Karena dengan suplai yang cukup, maka harga pun akan bisa sama-sama kita kendalikan," ujar dia.

Farhan menilai, kondisi harga telur dan ayam yang sedang turun memang menguntungkan masyarakat. Namun, pemerintah juga harus memperhatikan keberlangsungan usaha para pemasok agar pasokan tidak terganggu dalam jangka panjang.

"Saat ini sebetulnya masyarakat itu lagi happy, kenapa? Karena harga telur dan harga ayam lagi turun. Tapi pada saat bersamaan, kita juga mesti memperhatikan para supplier. Makanya saya sangat antusias dalam kondisi sekarang, ditambah masa liburan. Jadi permintaan memang sedang tinggi, ketemu dengan suplai yang tinggi juga," tandasnya.


Editor : Ahmad Sayuti