Farmhouse Menyala, Wana Wisata Malam Terbaru yang Penuh Suasana Magis ala Farmhouse Susu Lembang
Sebuah bangunan dengan arsitektur Eropa yang dilengkapi dengan seni cahaya tetiba berdiri kokoh dan memecah gelapnya malam di kawasan wisata Farmhouse Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB).
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Ngamprah - Sebuah bangunan dengan arsitektur Eropa yang dilengkapi dengan seni cahaya tetiba berdiri kokoh dan memecah gelapnya malam di kawasan wisata farmhouse Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB).
Bak di negeri dongeng, dua peri cantik dengan kostum kupu-kupu lengkap dengan pernak-pernik cahaya dengan berbagai warna. Di farmhouse, para pengunjung bakal dibawa merasakan keajaiban malam melalui seni dan UV light installation.
Diberinama 'farmhouse Menyala', wana wisata terbaru itu bakal memberikan warna berbeda jelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024.
Hadirnya wana wisata malam farmhouse Menyala tidak terlepas dari kolaborasi The Lodge Group, Sembilan Matahari dan farmhouse Lembang.
"Wahana farmhouse Menyala sebagai bentuk dari
perayaan dari kolaborasi dengan tujuan menghadirkan pengalaman wisata
malam hari. Dengan keunikan dari art dan UV light installation yang
ditampilkan," Public Relation PT Perisai Grup, Intania Setiati, Jumat 13 Desember 2024.
Kali ini, kata Intania, pihaknya selaku pengelola farmhouse Susu Lembang berkolaborasi dengan The Lodge Group yang berkesempatan
sebagai inisiator dalam acara farmhouse Menyala.
Intania menjelaskan, dibukanya farmhouse Menyala ini bertepatan dengan libu panjang Nataru menjadi sebuah kolaborasi dari wisata Lembang sebagai tempat destinasi liburan bagi keluarga.
Mengusung konsep one stop destination, wana wisata yang satu ini sangat cocok untuk keluarga lantaran bakal terdapat wisata edukasi art installation, face painting, feeding animal dan masih banyak yang lainnya.
"Untuk soft launchingnya sudah dilaksanakan pada Kamis 12 Desember 2024 yang diresmikan secara langsung oleh Pj Bupati Bandung Barat, pak Ade Zakir Hasyim. Sedangkan dibuka untuk umum hari ini, Jumat 13 Desember 2024," jelas Intania.
Hadir pula Owner farmhouse Susu Lembang Perry Tristianto, Owner The Lodge Group Heni Smith, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan KBB Panji Hernawan, serta Kepala Dinas Koperasi dan UKM KBB Sri Dustirawati.
Intania menyebut, terselenggaranya acara tersebut tidak terlepas atas dukungan dari seluruh pihak yang terlibat, yakni The Lodge Group, farmhouse Susu Lembang dan juga Sembilan Matahari.
"Bersama acara farmhouse Menyala kami menghadirkan harmoni dari keindahan alam, dipadukan dengan teknologi dalam suasana malam yang memberikan pengalaman baru bagi para pengunjung," kata Intania.
Salah satu sorotan utama dari acara ini, sambung Intania, yakni instalasi seni cahaya yang dirancang untuk menciptakan suasana magis tanpa mengurangi keindahan alami lingkungan.
Tak cuma itu, kata Intania, tujuan acara ini adalah untuk mendorong pariwisata Lembang sebagai destinasi unggulan yang tidak hanya beroperasi di siang hari, namun menghadirkan wisata malam hari melalui atraksi wisata yang inovatif.
Selain itu, para pengunjung juga dapat menikmati berbagai hiburan mulai dari spot-spot art
hingga spot kuliner yang telah kami sediakan.
"Dengan adanya wahana ini kami juga berharap dapat berkontribusi positif bagi perekonomian kepada masyarakat lokal melalui peningkatan pengunjung," tutur Intania.
Menurutnya, hadirnya farmhouse Menyala ini juga menjadi bukti nyata dari komitmen The Lodge Group dan farmhouse Susu Lembang dalam mendukung pariwisata lokal dengan memberikan pengalaman baru yang berkesan bagi pengunjung.
Bahkan, diharapkan dapat menjadi agenda tahunan yang tidak hanya menghibur tetapi
juga dapat inovasi baru dalam dunia pariwisata dalam memajukan perekonomian masyarakat.
"farmhouse Menyala buka mulai pukul 17.00 WIB sampai 22.00 WIB. Untuk sementara buka pada Kamis sampai Minggu dan hari libur. Temukan pengalaman menarik yang tak akan mudah terlupakan," ungkapnya,
Penjabat (Pj) Bupati Bandung Barat, Ade Zakir mengatakan, dengan hadirnya konsep wisata family di malam hari seperti di Cikole dan farmhouse Susu Lembang, akan semakin menambah banyak pilihan destinasi bagi wisatawan yang datang ke Bandung Barat.
Sehingga optimistis inovasi yang dihadirkan para pelaku wisata ini imbasnya akan kepada peningkatan angka kunjungan wisatawan. Terlebih di saat momen menjelang libur Natal dan Tahun Baru seperti sekarang.
"Kami berharap angka kunjungan wisatawan di akhir tahun ini bisa naik 20% dari yang ditargetkan. Apalagi dengan adanya konsep wisata malam dari kreativitas cahaya seperti ini, maka lamanya berkunjung wisatawan akan lebih lama, dan itu imbasnya ke pendapatan daerah," kata Ade saat ditemui di lokasi. ***
Editor : JakaPermana


