Fenomena Astronomi Menakjubkan di Bulan Februari: Hujan Meteor, Snow Moon, dan Parade Tujuh Planet di Langit Malam
Bulan Februari menjadi waktu yang istimewa bagi para pecinta astronomi. Sejumlah fenomena langit yang menarik akan terjadi dan dapat diamati dengan mata telanjang.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN,Bandung – Bulan Februari menjadi waktu yang istimewa bagi para pecinta astronomi. Sejumlah fenomena langit yang menarik akan terjadi dan dapat diamati dengan mata telanjang.
Peneliti utama bidang astronomi Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Thomas Djamaluddin, mengungkapkan bahwa bulan ini menyajikan berbagai peristiwa astronomi yang patut disaksikan.
Pada pekan pertama Februari, sekitar tanggal 6 hingga 7, masyarakat berkesempatan untuk menyaksikan hujan meteor Alpha Centauri.
Fenomena ini terjadi akibat masuknya partikel kecil dari sisa komet atau asteroid ke atmosfer bumi, yang kemudian terbakar dan menciptakan kilatan cahaya yang dikenal sebagai meteor.
Hujan meteor ini dapat diamati di langit malam tanpa memerlukan alat bantu khusus, asalkan kondisi langit cukup cerah dan bebas dari polusi cahaya.
Selain hujan meteor, pada 12 Februari masyarakat dapat menikmati keindahan bulan purnama yang dikenal dengan sebutan Snow Moon.
Nama ini berasal dari tradisi masyarakat Eropa dan Amerika Utara, yang mengasosiasikan bulan purnama Februari dengan musim salju yang lebat.
Saat itu, bulan akan terlihat lebih terang dan indah di langit malam, memberikan pemandangan yang menakjubkan bagi para pengamat.
Fenomena yang paling menarik perhatian terjadi di akhir Februari, ketika tujuh dari delapan planet di tata surya akan tampak dalam satu malam.
Menurut Thomas Djamaluddin, ini adalah peristiwa langka yang memungkinkan kita untuk melihat hampir seluruh planet utama di tata surya secara bersamaan.
"Februari ini cukup istimewa karena tujuh planet dari delapan planet dapat dilihat pada satu malam," ujar Thomas dikutip dari RRI.com.
Fenomena ini memungkinkan pengamat langit untuk menyaksikan planet-planet seperti Merkurius, Venus, Mars, Jupiter, Saturnus, Uranus, dan Neptunus.
Beberapa planet terang seperti Venus dan Jupiter dapat dilihat dengan mata telanjang, sementara Uranus dan Neptunus memerlukan teleskop untuk diamati dengan lebih jelas.
Thomas menambahkan bahwa bagi penggemar astronomi, menggunakan teleskop akan memberikan pengalaman yang lebih mendalam.
Dengan teleskop besar, pengamat dapat melihat lebih banyak detail, seperti cincin Saturnus, atmosfer Jupiter, atau bahkan warna kemerahan Mars.
Bagi yang ingin menikmati fenomena ini, disarankan untuk mencari lokasi yang minim polusi cahaya dan memiliki pandangan luas ke langit.
- Dengan demikian, pengalaman menyaksikan peristiwa langka ini akan lebih maksimal.***
Editor : Yosep Saepul Ramadan

