Firman Abdurrohman Ambil Formulir Calon Ketua Umum BPC HIPMI Kota Tasikmalaya

Firman Abdurrohman mengambil formulir calon Ketua Umum BPC HIPMI Kota Tasikmalaya. Ia membawa gagasan kolaborasi, pengembangan UMKM dan pemanfaatan teknologi.

Firman Abdurrohman Ambil Formulir Calon Ketua Umum BPC HIPMI Kota Tasikmalaya
Firman Abdurrohman mengambil formulir calon Ketua Umum BPC HIPMI Kota Tasikmalaya. Ia membawa gagasan kolaborasi, pengembangan UMKM dan pemanfaatan teknologi.

INILAHKORAN.ID– Firman Abdurrohman mengambil formulir pencalonan bakal calon Ketua Umum Badan Pengurus Cabang (BPC) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kota Tasikmalaya.

Pengambilan formulir dilakukan di Sekretariat MUSCAB VI BPC HIPMI Kota Tasikmalaya, Jalan Ir H Juanda, Kompleks Ruko HT Sumantri Nomor 16, Panyingkiran, Kecamatan Cipedes, Selasa (6/10/2026).

Firman mengambil formulir pada hari pertama dibukanya tahapan pendaftaran bakal calon. Ia menyebut langkah tersebut sebagai bentuk keseriusannya untuk mengikuti kontestasi MUSCAB VI BPC HIPMI Kota Tasikmalaya.

"Saya Firman Abdurrohman, basic saya sebagai akademisi, juga sebagai site planer, atau pengusaha di bidang riset dan konsultan juga, usaha saya di bidang arsitektur, design and build, perencanaan dan pembangunan, pengalaman berHIPMI saya masuk sudah lama lumayan, sekarang aktif juga di kepengurusan BPD Jabar," ujar Firman saat pengambilan formulir, Selasa (6/10/2026).

Firman Abdurrohman Aktif di HIPMI Jawa Barat

Firman mengatakan, keterlibatannya dalam proses MUSCAB di tingkat BPC menjadi pengalaman tersendiri. Sebelumnya, ia telah aktif dalam organisasi HIPMI di tingkat Jawa Barat.

"Konsentrasi MUSCAB di BPD Tasikmalaya itu kali pertama saya ikut ke muscab," katanya.

Menurut Firman, keputusan mengambil formulir pada hari pertama bukan tanpa alasan. Ia ingin menunjukkan keseriusannya untuk ikut dalam proses pemilihan Ketua Umum BPC HIPMI Kota Tasikmalaya periode mendatang.

"Bagi saya kenapa dipilih hari pertama karena akan menunjukkan keseriusan saya untuk mencalonkan diri memimpin HIPMI di BPC Kota Tasikmalaya," ujarnya.

Usung Kolaborasi dan Pengembangan UMKM

Jika nantinya dipercaya memimpin BPC HIPMI Kota Tasikmalaya, Firman membawa gagasan yang menitikberatkan pada penguatan kolaborasi antaranggota, pengembangan UMKM, serta sinergi dengan pemerintah.

Menurutnya, HIPMI memiliki posisi strategis untuk mendukung berbagai program prioritas pemerintah, terutama yang berkaitan dengan pengembangan dunia usaha.

"Gagasan saya untuk HIPMI Kota Tasikmalaya yaitu kolaborasi ditingkatkan, dalam segi UMKM dan sinergitas antaranggota, kemudian yang paling utama HIPMI itu bagian dari pemerintah, sehingga kita bertujuan berkolaborasi dengan program-program prioritas pemerintah," katanya.

Selain kolaborasi, Firman menyoroti pentingnya pemanfaatan teknologi dalam pengembangan usaha.

Ia menilai perkembangan teknologi dapat menjadi peluang bagi pelaku UMKM untuk memperluas pasar sekaligus meningkatkan skala usaha.

"HIPMI ke depan bagi saya pribadi ketika HIPMI dengan adanya kemajuan teknologi sekarang, HIPMI bisa berkembang, bagaimana teman-teman UMKM bisa memperluas usahanya, UMKM juga bisa memanfaatkan teknologi," ujarnya.

Tahapan MUSCAB VI HIPMI Kota Tasikmalaya

Sementara itu, tahapan MUSCAB VI BPC HIPMI Kota Tasikmalaya telah memasuki agenda pengambilan formulir bakal calon Ketua Umum yang berlangsung pada 6-8 Oktober 2026.

Pengembalian formulir dijadwalkan berlangsung pada 9-18 Oktober. Selanjutnya, penetapan calon, konferensi pers dan pengundian nomor urut dijadwalkan pada 21 Oktober.

Tahapan kemudian dilanjutkan dengan debat pada 22-23 Oktober dan kuliah umum pada 24 Oktober.

Pelaksanaan MUSCAB VI BPC HIPMI Kota Tasikmalaya dijadwalkan berlangsung pada 2 November 2026.

Terkait persyaratan pencalonan, Firman menilai ketentuan yang telah ditetapkan panitia merupakan bagian dari mekanisme untuk memastikan seluruh tahapan MUSCAB berjalan tertib.

"Untuk persyaratan kan hasil rapat dari beberapa panitia, kita harus mengikuti alur mereka, untuk persyaratannya tidak terlalu ribet menurut saya, karena itu bagian dari kelancaran untuk melaksanakan musyawarah cabang ini supaya terlaksana dengan baik, sistem demokratis terlaksana dengan baik," pungkasnya.***


Editor : JakaPermana