Foto Dicopot Motif Didalami
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAH, Bandung - Sebuah foto di ruang kerja berubah menjadi sorotan. Wakil Ketua DPRD Kota Sukabumi Rojab Asyari mencopot foto Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dari ruang kerjanya. Aksi itu kemudian terekam dan beredar luas di media sosial.
Di tengah perhatian publik, DPD PDI Perjuangan Jawa Barat memilih tidak buru-buru menarik kesimpulan. Partai akan mendalami alasan di balik tindakan kadernya tersebut.
Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Barat Ono Surono menegaskan, pencopotan foto itu bukan keputusan partai. Tidak ada arahan maupun instruksi dari struktur PDIP kepada Rojab untuk melakukan tindakan tersebut.
“Yang jelas sebagaimana yang disampaikan oleh yang bersangkutan kan itu merupakan sikap dan tindakan personal. Jadi tidak ada sekalipun instruksi dari partai,” ujar Ono, Kamis (8/10).
Pernyataan tersebut sekaligus menempatkan aksi Rojab sebagai sikap pribadi. Namun, bagi partai, persoalan tidak berhenti pada penegasan itu.
Ono mengatakan PDIP Jabar tetap akan menggali latar belakang tindakan tersebut. Pendalaman diperlukan untuk mengetahui motivasi Rojab, termasuk apakah berkaitan dengan persoalan internal partai atau murni pandangan pribadi.
“Kita akan melihat situasinya, nanti juga akan kita dalami. Paling tidak nanti saya coba untuk menggali motivasi apa yang ada di sana,” ucapnya.
PDIP, kata Ono, tidak memiliki kebijakan khusus terkait polemik yang berkembang mengenai posisi Gibran maupun dinamika hukum yang belakangan menjadi perhatian publik.
Karena itu, selama tidak mengatasnamakan organisasi, tindakan Rojab dipandang sebagai tanggung jawab pribadi. Namun, hasil pendalaman tetap akan menjadi bahan bagi partai untuk menentukan langkah berikutnya.
Ono menyebut hasil penelusuran tersebut akan dilaporkan kepada Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan. “Nanti pendalaman dululah, nanti kan akan saya laporkan juga ke DPP Partai,” katanya. (yuliantono/gin)
Editor : Inilahkoran
