FOTO: Diskusi Economic Outlook 2025

(dari kanan-kiri) Kepala Perwakilan Bisnis Indonesia Jawa Barat Dinda Wulandari, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Jawa Barat Nining Yuliastiani, Deputi Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Provinsi Jawa Barat Muslimin Anwar, dan Kepala Badan Pengelola (BP) Kawasan Metropolitan Rebana Bernardus Djonoputro dan Kepala OJK Jawa Barat Imansyah saat menjadi pembicara pada Bisnis Indonesia Economy Outlook (BIEO) 2025 di Savoy Homann Hotel, Jalan Asia-Afrika, Kota Bandung, Selasa 10 Desember 2024. 

FOTO: Diskusi Economic Outlook 2025
foto-foto: syamsuddin nasoetion

INILAHKORAN, Bandung - (dari kanan-kiri) Kepala Perwakilan Bisnis Indonesia Jawa Barat Dinda Wulandari, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Jawa Barat Nining Yuliastiani, Deputi Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Provinsi Jawa Barat Muslimin Anwar, dan Kepala Badan Pengelola (BP) Kawasan Metropolitan Rebana Bernardus Djonoputro dan Kepala OJK Jawa Barat Imansyah saat menjadi pembicara pada Bisnis Indonesia Economy Outlook (BIEO) 2025 di Savoy Homann Hotel, Jalan Asia-Afrika, Kota Bandung, Selasa 10 Desember 2024. 

Diskusi Economic Outlook 2025 yang mengangkat tema "Elevating Productivity, Driving West Java’s Economic Acceleration" tersebut,  membahas berbagai isu sektoral strategis yang bisa meningkatkan produktivitas untuk mendorong akselerasi ekonomi Jawa Barat. 

Menurut Kepala DPMPTSP Jawa Barat, Provinsi Jawa Barat memproyeksikan mampu menyerap investasi hingga Rp593 triliun pada 2029. Target ini diharapkan tercapai untuk menggenjot pertumbuhan ekonomi hingga 8 persen. (syamsuddin nasoetion)


Editor : Doni Ramdhani