Gagal ke Final, Striker Malaysia Protes Kemenangan 9-2 Indonesia vs Bangladesh
Striker Malaysia protes kemenangan Indonesia dan singgung soal jadwal pertandingan.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Kemenangan fantastis Timnas Indonesia 9-2 atas Bangladesh di laga penungkas Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 berbuntut panjang.
Penyerang naturalisasi Malaysia asal Brasil, Bergson da Silva, mendadak jadi sorotan usai meluapkan kekecewaannya di media sosial.
Bergson melontarkan kritik pedas di kolom komentar Instagram media olahraga TNT Sports Brasil.
Ia menuding adanya ketidakadilan jadwal pertandingan serta keputusan injury time yang dinilainya menguntungkan Skuad Garuda untuk lolos ke babak final mempecundangi Malaysia.
Tuding Jadwal Pertandingan Indonesia Diuntungkan
Dalam komentarnya, Bergson menilai ada diskriminasi penentuan venue dan jam tayang antara laga Grup A yang digelar di Jakarta dan Bandung.
"Hahahaha, omong kosong apa ini? Sepanjang turnamen mereka diuntungkan terus, mereka memainkan ketiga pertandingannya di Jakarta dan malam hari," tulis Bergson.
Pemain bernomor punggung 9 itu membandingkan nasib Timnas Malaysia yang harus berlaga di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, pada sore dan malam hari dengan jeda istirahat yang singkat.
"Sementara tim-tim lain main di Bandung dan sore hari, dengan jadwal main tiap dua hari sekali," lanjut striker Harimau Malaya tersebut.
Pertanyakan Injury Time Laga Indonesia vs Bangladesh
Tak cuma masalah venue, Bergson juga menyoroti drama menit-menit akhir dalam laga Indonesia vs Bangladesh di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK).
Malaysia yang menang 6-0 atas Singapura sejatinya sempat berada di atas angin berkat keunggulan selisih gol. Namun, keputusan perangkat pertandingan menambahkan injury time di SUGBK mengubah segalanya.
Indonesia yang sempat memimpin 7-2 secara dramatis menambah dua gol di masa perpanjangan waktu melalui Kevin Diks dan Mitchell Baker hingga menang 9-2.
"Lalu di pertandingan hari ini, awalnya dikasih 2 menit waktu tambahan (injury time) lalu tiba-tiba diubah jadi 7 menit, dan mereka bikin 2 gol di 2 menit terakhir waktu tambahan itu, bukankah itu konyol? ????," cerceh Bergson.
Editor : Firda Rachmawati

