INILAH, Cileungsi- Setelah sebelumnya Sekteriat Partai Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan Megamendung dilempar bom molotov orang tak dikenal, giliran PAC PDIP Cileungsi yang mengalami nasib sama pada Rabu (29/7) dini hari WIB lalu.
"Serangan 3 bom molotov terjadi lagi di Sekretariat PAC PDI Perjuangan Cileungsi, Rabu dini hari pukul 01.30 WIB. Dari 3 bom molotov, 2 diantaranya berhasil membakar tembok dan 1 lainnya gagal membakar atau meledak," kata mantan Ketua PAC PDI Perjuangan Cileungsi dan sekaligus pemilik bangunan sekretariat Muad Khalim kepada wartawan, Rabu, (29/7).
Ia menerangkan api yang membakar tembkok rumah untungnya diketahui oleh Eman dan Ardi, kuli bangunan yang sedang mengerjakan renovasi Sekretariat PAC PDI Perjuangan Cileungsi.
"Untungnya saat itu Eman dan Ardi saat itu sedang meminum kopi dan hendak sholat tahajud, ketika api membakar tembok mereka langsung turun dari lantai II ke lantai I hingga api berhasil dipadamkan," terangnya.
Muad yang saat ini menjabat sebagai Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Bogor ini menjelaskan bahwa setelah kejadian pelemparan bom molotov oleh orang tak dikenal, dirinya langsung melapor ke Polsek Cileungsi.
"Selain laporan, kami juga menyertakan bukti-bukti seperti bom molotov, foto dan material bangunan yang terbakar serta rekaman Closed Circuit Television (CCTV) milik tetangga rumah," jelas Muad. (Reza Zurifwan)