Golkar Pasang Badan! Siap Bantu Ridwan Kamil yang Diterpa Isu Selingkuh hingga Punya Anak dari Lisa Mariana
Golkar siap memberi bantuan hukum kepada kadernya, Ridwan Kamil yang kini diterpa isu selingkuh hingga dugaan mempunyai anak dari Lisa Mariana.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN - Partai Golkar menyatakan siap pasang badan kepada kadernya, Ridwan Kamil, yang tengah menghadapi ujian berat terkait dugaan kasus perselingkuhan dengan Lisa Mariana.
Wakil Ketua Umum Partai Golkar, Ace Hasan Syadzily, menyampaikan keprihatinannya dan berharap agar mantan Gubernur Jawa Barat itu diberikan ketabahan dalam menghadapi berbagai tantangan.
“Kami menyampaikan rasa prihatin dan semoga Pak Ridwan Kamil selalu diberikan ketabahan serta kesabaran dalam menghadapi berbagai ujian ini,” ujar Ace dikutip dari Antara, Selasa 1 April 2025.
Ace menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada status hukum yang disematkan kepada Ridwan Kamil. Oleh karena itu, ia meminta masyarakat untuk tidak berspekulasi dan menyerahkan sepenuhnya proses ini kepada mekanisme hukum yang berlaku.
“Kami tidak ingin menduga-duga. Hingga saat ini, Pak RK belum memiliki status hukum apa pun. Kita harus menunggu kejelasan hukum sebelum mengambil kesimpulan,” lanjutnya.
Ia juga menyoroti pentingnya menjaga ranah pribadi agar tidak menjadi konsumsi publik. Ace mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam menerima informasi dan melakukan verifikasi terhadap berita yang beredar.
Lebih lanjut, Ace memastikan bahwa komunikasi antara Partai Golkar dan Ridwan Kamil tetap terjalin. Ia juga menegaskan bahwa partai berlambang pohon beringin tersebut siap memberikan pendampingan hukum jika dibutuhkan oleh Ridwan Kamil
“Kami terbuka untuk memberikan bantuan hukum jika memang diperlukan. Namun, sampai saat ini belum ada perkembangan hukum yang perlu direspons lebih lanjut,” jelasnya .
Golkar, kata Ace, tetap mengutamakan solidaritas dan menghormati ranah privasi setiap kadernya. Meski demikian, partai tetap fokus pada agenda politik ke depan dan tidak ingin teralihkan oleh isu-isu yang belum memiliki kepastian hukum.
“Pemilu masih jauh. Sebagai kader partai, tentu kita harus menunjukkan solidaritas atas apa yang dihadapi Pak RK saat ini,” pungkasnya.
Editor : Bsafaat

