Hari Bambu Nasional, Herman Suryatman : Bambu jadi Alat Perjuangan Memerangi Angka Kemiskinan

Sekda Jawa Barat Herman Suryatman yang menghadiri peringatan Hari Bambu Nasional di Yayasan Bambu Indonesia, Muara Beres, Kelurahan Sukahati, Cibinong, Kabupaten Bogor mengatakan pohon bambu sangat penting dalam ekosistem dan juga bisa mengantisipasi bencana alam.

Hari Bambu Nasional, Herman Suryatman : Bambu jadi Alat Perjuangan Memerangi Angka Kemiskinan
Sekda Jabar Herman Suryatman saat menghadiri haari bambu nasional di Yayasan Bambu Indonesia. Foto Reza Zurifwan/inilahkoran

INILAHKORAN.ID - Pemprov Jawa Barat mendukung pelestarian dan penanaman pohon bambu di 27 kota dan kabupaten.

Sekda Jawa Barat Herman Suryatman yang menghadiri peringatan hari bambu nasional di Yayasan Bambu Indonesia, Muara Beres, Kelurahan Sukahati, Cibinong, Kabupaten bogor mengatakan pohon bambu sangat penting dalam ekosistem dan juga bisa mengantisipasi bencana alam.

"Di  tengah kesederhanaan, di tengah - tengah pohon bambu di Muara Beres, peringatan hari bambu nasional ternyata penuh makna. Oleh karena itu penanaman pohon bambu, musti dilestarikan di 27 kabupaten dan kota lainnya di Jawa Barat agar kita terhindar dari bencana alam,"  kata Herman Suryatman kepada wartawan, Senin, 1 Desember 2025.

Herman Suryatman menuturkan, dari sisi adat budaya Sunda, pohon bambu banyak dimanfaatkan oleh masyarakatnya.

"Masyarakat Sunda tidak dipisahkan dari pohon bambu, banyak peralatan rumah tangga hingga bangunan rumah yang berbahan baku bambu," tuturnya.

Selain itu, pohon bambu, menjadi alat perjuangan dalam meraih kemerdekaan melawan tentara Jepang. Hingga masyarakat dan tentara Indonesia berhasil meraih kemerdekaan bangsanya.

"Dulu dengan pohon bambu, keringat dan darah, kita berhasil merebut kemerdekaan Republik Indonesia. Sekarang dengan pohon bambu, kita bisa mengisi dan mempertahankan kemerdekaan. Supaya Jawa Barat istimewa, kampung diurus kota ditata, gemah ripah, repeh dan rapih," sambungnya 

Mantan Pj Bupati Sumedang itu menyakini bahwa dengan menanam  dan melestarilan pohon bambu, angka kemiskinan dan pengangguran di Jawa Barat bisa dihapus.

Hal itu karena hasil kerajinan pohon bambu, memiliki nilai ekomomi yang tinggi dan dahsyat.

"Provinsi Jawa Barat angka kemiskinannya ada di angka 7,02 persen dari total jumlah penduduk atau 3,5 juta jiwa. Saya yakin pohon bambu banyak menghasilkan ribuan kerajinan, kalau ini kita maksimalkan, bukan hanya di bogor dan Tasikmalaya, tetapi juga di wilayah lainnya, maka kita bisa mengurangj angka kemiskinan dan pengangguran," imbuhnya.

Selain itu, pohon bambu juga, lanjut Herman bisa menjadi alat kesenian seperti angklung, celempung, calung, karinding, suling, guntang, talempong dan lainnya.

"Dengan ilmu hidup akan menjadi mudah, dengan agama hidup lebih terarah dan dengan seni hidup kita lebih indah," tukasnya. 


Editor : Ahmad Sayuti