Hujan Lebat Waktu Singkat, BMKG Ingatkan Risiko Banjir dan Longsor

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Bandung meminta masyarakat untuk tetap siaga terhadap risiko bencana hidrometeorologi yang dapat dipicu oleh

Hujan Lebat Waktu Singkat, BMKG Ingatkan Risiko Banjir dan Longsor
ilustrasi/net

INILAHKORAN.ID – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Bandung meminta masyarakat untuk tetap siaga terhadap risiko bencana hidrometeorologi yang dapat dipicu oleh hujan lebat.

Mengingat berdasarkan catatan BMKG cuaca Bandung saat ini masih belum menentu antara hujan dan kemarau. 

Kepala BMKG Bandung, Teguh Rahayu, mengatakan hasil pemantauan menunjukkan atmosfer di wilayah Jawa Barat masih cukup labil sehingga mendukung terbentuknya awan hujan dalam skala lokal.

“Cuaca dapat berubah dengan cepat. hujan lebat bisa terjadi dalam waktu singkat, terutama pada sore hingga malam hari, dan berpotensi disertai angin kencang,” kata Teguh Senin 9 Februari 2026.

Menurutnya, intensitas hujan yang tinggi dalam waktu singkat dapat meningkatkan risiko banjir di wilayah perkotaan serta tanah longsor di daerah perbukitan dan pegunungan.

BMKG juga mengingatkan masyarakat untuk waspada terhadap dampak tidak langsung dari cuaca ekstrem, seperti berkurangnya jarak pandang saat hujan lebat yang dapat mengganggu aktivitas transportasi darat.

“Pengguna jalan diimbau lebih berhati-hati, terutama saat hujan deras disertai angin kencang,” ujarnya.

Teguh menambahkan, masyarakat diharapkan tidak mudah panik, namun tetap meningkatkan kesiapsiagaan dengan mengenali potensi risiko di lingkungan sekitar dan mengikuti arahan dari pemerintah daerah apabila terjadi kondisi darurat.

BMKG mengajak masyarakat untuk selalu memperbarui informasi cuaca melalui layanan resmi agar dapat merencanakan aktivitas dengan lebih aman.***


Editor : JakaPermana