HYBE Diduga Lakukan Sabotase Terhadap Artis Perusahaan lain?
Melalui dokumen internal yang bocor, HYBE diduga melalukan sabotase terhadap artis dari perusahaan lain seperti aespa, RIIZE, NMIXX dan lainnya.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Pada hari Kamis, 24 Oktober 2024, perwakilan HYBE menghadiri audit dengan Majelis Nasional.
Audit tersebut mengungkap Dokumen Internal yang memengaruhi Perusahaan HYBE karena berisi informasi tidak hanya tentang Grup mereka sendiri, tetapi juga komentar tentang Artis Perusahaan lain.
Dokumen tersebut menimbulkan banyak pertentangan di Media sosial. Salah satu Dokumen tersebut mengungkap rencana HYBE untuk melakukan Media play Negatif terhadap Grup SM Entertainment seperti aespa, RIIZE, dan NMIXX milik JYP Entertainment.
Menurut cuplikan Dokumen Internal mereka, mereka telah merencanakan Media play Negatif untuk nyanyian langsung aespa di Coachella.
HYBE akan merilis foto-foto lama member RIIZE, menuduh NMIXX menjilat kaum feminis, mengkritik visual ZEROBASEONE dan DKZ, dan banyak lagi.
Pada tanggal 24 Oktober 2024, HYBE segera merilis pernyataan di situs web resmi mereka.
"Ini adalah pernyataan resmi HYBE. Pada tanggal 24 Oktober, Dokumen Perusahaan yang digunakan untuk pemantauan pada audit oleh Kementerian Olahraga, Kebudayaan, dan Pariwisata dipublikasikan, yang menimbulkan berbagai reaksi dari fandom dan industri, serta artikel dari pers.
Konten (arahan dan isu industri) hanya dibagikan kepada sebagian kecil staf Internal sebagai referensi dan hanya mencerminkan reaksi dari platform Media sosial dan komunitas daring kata demi kata, dan bukan merupakan sikap resmi HYBE.
Laporan yang dimaksud juga berisi ulasan positif dari penggemar dan hal-hal yang perlu diperhatikan oleh orang-orang di industri hiburan.
Bagian-bagian yang provokatif dari laporan tersebut dipilih secara cermat dan dibocorkan ke luar agar tampak seolah-olah HYBE telah mengkritik Artis lain dalam Dokumen kami.
Kami akan memastikan bahwa siapa pun yang melakukan aktivitas ini bertanggung jawab penuh," tutur HYBE.
Pernyataan itu kemudian segera dihapus dari situs web resmi mereka.***
Editor : Irma Nurfajri

