Igor Tolic Tak Menyangka Lolos 16 Besar ACL Two, Persib Awalnya Underdog

Igor Tolic mengaku tak menyangka Persib Bandung lolos 16 besar ACL Two 2026/2027. Maung Bandung awalnya berstatus underdog di Grup E.

Igor Tolic Tak Menyangka Lolos 16 Besar ACL Two, Persib Awalnya Underdog
Igor Tolic mengaku tak menyangka Persib Bandung lolos 16 besar ACL Two 2026/2027. Maung Bandung awalnya berstatus underdog di Grup E.

INILAHKORAN.ID – Pelatih Persib Bandung, Igor Tolic, mengaku tak menyangka timnya mampu memastikan tiket ke babak 16 besar AFC Champions League (ACL) Two 2026/2027. Pasalnya, Maung Bandung sejak awal bukan tim yang diunggulkan di Grup E.

Kepastian lolos didapat setelah Persib mengalahkan Melbourne Victory FC dengan skor 2-1 di AAMI Park, Melbourne, Australia, Rabu (4/11/2026). Kemenangan tersebut menjadi yang keempat bagi Persib di fase grup.

Tambahan tiga poin membuat perolehan Persib tak lagi mampu dikejar para pesaingnya, meski fase grup masih menyisakan dua pertandingan.

Igor mengatakan, sejak hasil undian grup diumumkan, Persib harus menghadapi klub-klub dengan kualitas mumpuni, termasuk FC Seoul dan Melbourne Victory.

“Menurut saya, ini sepenuhnya tidak terduga. Setidaknya bagi saya, kami bekerja keras dan mencoba menciptakan lingkungan yang tepat dengan para pemain yang tepat,” ujar Igor Tolic, Kamis (5/11/2026).

Pelatih asal Kroasia itu menilai keberhasilan Persib tidak terlepas dari kerja sama, rasa saling menghormati, serta konsistensi seluruh pemain dalam menjalani setiap pertandingan.

“Kami saling menghormati dan menjalani pertandingan demi pertandingan. Jadi, sejak awal kami bukanlah favorit di grup ini karena ada FC Seoul,” katanya.

Igor juga mengakui Persib mendapat keuntungan saat menghadapi FC Seoul pada pertandingan pertama. Wakil Korea Selatan tersebut saat itu menyimpan sejumlah pemain utama dan menurunkan beberapa pemain muda.

Persib mampu memanfaatkan situasi tersebut dengan meraih kemenangan 1-0 melalui gol Julio Cesar.

“Jadi, kami mendapatkan kemenangan dan itu menjadi awal yang baik,” ucapnya.

Setelah kemenangan tersebut, Persib terus menjaga konsistensi dengan menunjukkan organisasi permainan yang baik, terutama dalam bertahan. Igor menyoroti kedisiplinan anak asuhnya saat menghadapi The Cong-Viettel FC dan Melbourne Victory.

Menurutnya, kemampuan menjaga keseimbangan permainan menjadi faktor penting yang membuat Persib mampu mengumpulkan poin hingga memastikan tempat di babak 16 besar.

Persib Tetap Ambil Risiko Lawan Melbourne Victory

Igor menyebut pertandingan melawan Melbourne Victory bukan lagi laga hidup-mati bagi Persib. Dengan keunggulan poin yang cukup jauh, Maung Bandung hanya membutuhkan hasil imbang untuk memastikan kelolosan.

“Pertandingan melawan Melbourne bukan laga hidup-mati bagi kami. Kami bisa mengontrol permainan dan tidak harus menang. Kami hanya membutuhkan hasil imbang sehingga bisa mengatur permainan dan melakukan apa yang diperlukan untuk mendapatkan kemenangan atau hasil imbang,” jelasnya.

Meski demikian, Persib tetap berupaya meraih kemenangan. Igor mengungkapkan timnya mengambil sejumlah risiko hingga akhirnya mampu membalikkan keadaan dan mengamankan tiga poin.

“Pada akhirnya, kami mengambil beberapa risiko dan berhasil menang,” tambahnya.

Setelah memastikan tiket ke babak 16 besar, Igor mulai menatap tantangan berikutnya. Ia menyadari persaingan pada fase selanjutnya akan semakin berat karena tim-tim yang lolos memiliki kualitas tinggi.

“Kami adalah underdog sejak awal, tetapi kualitas tim-tim lain sangat, sangat bagus. Kami tidak sabar untuk melihat apa yang akan terjadi di babak selanjutnya,” pungkasnya.

Persib saat ini memimpin klasemen Grup E dengan koleksi 12 poin dari empat pertandingan. Maung Bandung unggul enam poin atas FC Seoul yang berada di posisi kedua dengan enam poin.

Sementara itu, Melbourne Victory FC menempati peringkat ketiga dengan empat poin, sedangkan The Cong-Viettel FC berada di posisi keempat dengan satu poin.


Editor : Ahmad Sayuti