Imbas Omicron Menggila, Kota Bogor Terapkan Gage, Sejumlah Ruas Jalan Protokol Ditutup
Kota Bogor terapkan dua kebijakan menyusul lonjakan kasus varian Omicron Covid-19. Mobilitas warga kembali dibatasi.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAH, Bogor- Menyusul lonjakan varian Omicron Covid-19, Satgas Kota Bogor membatasi mobilitas masyarakat dengan dua kebijakan.
Yang pertama di siang hari dengan melakukan ganjil-genap (Gage) kendaraan bermotor pada saat akhir pekan. Lalu yang kedua, pada malam hari menutup ruas jalan protokol.
Kapolresta Bogor Kota yang juga Wakil Ketua Satgas Covid-19 Kota Bogor, Kombes Polisi Susatyo Purnomo Condro, mengatakan kepolisian perlu membiasakan warga kembali mengurangi mobilitas dan menjauhi kerumunan.
Baca Juga: Ustadz Adi Hidayat Anjurkan Baca Doa Anti Galau Ini, Obat dari Segala Kesedihan!
"Tetapi saat ini Kota Bogor masuk PPKM Level 2, jadi seluruh sentra kuliner bisa beroperasi maksimal pukul 21.00 WIB," ungkap Susatyo pada Sabtu 22 Janyuari 2022.
Susatyo melanjutkan, beberapa tempat usaha lain yang boleh beroperasi pada malam hari, diperkenankan buka hingga pukul 00.00 WIB.
"Sehingga pada malam hari, dimulai tadi malam, ada delapan titik pada ruas jalan protokol Jalan Pajajaran dan jalur Sistem Satu Arah (SSA) Kebun Raya Bogor (KRB) kami lakukan penutupan. Mengingat ruas jalan ini menjadi crossed atau persimpangan antar wilayah kecamatan di Kota Bogor," terang Susatyo.
Baca Juga: Ustadz Hanan Attaki Bahas Makna Surat Ad dhuha, 'Allah Nggak Bakal Ninggalin Kamu'
Susatyo menjelaskan, penutupan ruas jalan ini dilakukan secara situasional. Artinya apabila di pusat kota sudah tak terlihat banyak kerumunan maka pembatasan mobilitas pada malam hari akan dihentikan.
"Selain itu, Gage kendaraan bermotor pada akhir pekan juga berlanjut. Terutama untuk mengurangi kepadatan menuju lokasi wisata. Jadi Sabtu dan Minggu kami juga akan memberlakukan ganjil-genap untuk mengurangi kepadatan maupun kerumunan menuju tempat wisata Kebun Raya Bogor," pungkasnya.
Diketahui, pada Jumat 21 Januari 2022 angka penambahan Covid-19 Kota Bogor mencapai 16 penambahan kasus baru.
Baca Juga: Serahkan Uang 100 Juta, Mensos Spontan Kabulkan Permintaan Tokoh Adat Baduy
Sehingga total kasus konfirmasi positif yang masih sakit atau kasus positif Covid-19 yang masih aktif di Kota Bogor saat ini 47 kasus.***(Rizki Mauludi)
Editor : inilahkoran


