Ini Perubahan Tarif Tol Setelah GT Cikarut Dicabut
PT Jasa Marga telah merumuskan sejumlah persiapan, menyusul adanya penggatian fungsi gerbang tol Cikarang Utama menjadi ke gerbang tol Cikampek Utama. Salah satunya, mengenai pemberlakukan tarifnya.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAH, Purwakarta - PT Jasa Marga telah merumuskan sejumlah persiapan, menyusul adanya penggatian fungsi gerbang tol Cikarang Utama menjadi ke gerbang tol Cikampek Utama. Salah satunya, mengenai pemberlakukan tarifnya.
General Manager PT Jasa Marga Cabang Jakarta-Cikampek, Raddy R Lukman memastikan, saat arus mudik nanti GT Cikampek Utama sebagi penggati GT Cikarang Utama sudah bisa difungsikan. Kendati, progres pembangunannya belum bisa dikatakan 100% beres.
"Sesuai dengan Permen PUPR mengenai pengoperasiannya, tanggal 23 Mei jam 00.00 WIB, GT baru ini sudah harus beroperasi," ujar Raddy kepada INILAH, di lokasi pembangunan GT Cikampek Utama, Senin (20/5/2019).
Raddy menjelaskan, mulai tanggal 23 Mei nanti dipastikan sudah tidak ada transaksi di sana. Dengan kata lain, ke depan GT Cikarut hanya sebatas perlintasan saja. Rencananya, eks GT Cikarut akan dibongkar secara bertahap.
Sebagai antisipasi kepadatan arus di momen mudik nanti, di lokasi itu Jasa Marga akan melakukan smoothing lajur. Jadi, saat arus mudik nanti, tidak semua gardu eks Cikarut dibuka. Tapi, akan disesuaikan dengan lajur yang ada.
"Kami akan pasang sparator, supaya lajurnya tetap empat. Nantinya, sambil pemberlakuan smoothing lajur, gardu yang tak dipakai akan dibongkar secara bertahap. Supaya, tak ada lagi hambatan di lokasi itu," jelas dia.
Sedangkan, sambung dia, untuk eks gardu Tol Cikarut 3 kedepan akan digunakan untuk Drive thru top up tunai. Jadi mulai di musim mudik tahun ini, para pengendara bisa lakukan top up secara Drive thru di GT Cikarut 3.
"Bisa top up semua bank, jadi tidak perlu keluar tol," tambah dia.
Terkait tarif tol, sebenarnya masih tetap sama. Hanya saja, saat ini sistem penghitungannya dibuat empat wilayah penarifan. Dengan rincian, untuk wilayah satu sampai Pondok Gede Timur tarifnya Rp 1500.
Kemudian, lalu Cawang-Cikarang Barat tetap Rp 4500. Namun, untuk wilayah tiga, yakni dari Cawang ke Karawang Timur, ada perubahan menjadi Rp 12 ribu.
"Untuk wilayah empat, atau yang terjauh, yakni dari Cawang ke Cikampek itu Rp 15 ribu. Sebenarnya tidak berubah, hanya sekarang tarifnya disesuaikan dengan wilayah," tambah dia. (Asep Mulyana)
Editor : Zulfirman

