Ini Ungkapan Manajemen Persib Usai Memenangkan Lelang Stadion GBLA
Perwakilan manajemen Persib yakni Deputi CEO PT PBB, Teddy Tjahjono mengaku sejak awal Stadion GBLA itu menjadi incarannya.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Manajemen Persib atau PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) akhirnya bisa bernafas dengan lega. Pasalnya tim berjulukan Maung Bandung ini memenangkan lelang pengelolaan Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA).
Perwakilan manajemen Persib yakni Deputi CEO PT PBB, Teddy Tjahjono mengaku sejak awal Stadion GBLA itu menjadi incarannya. Sebab selama ini Stadion milik Pemerintah Kota Bandung itu dijadikan sebagai home base Persib Bandung.
Manajemen Persib bahkan dikatakan Teddy sudah memiliki rencana untuk mengelola Stadion GBLA sampai 30 tahun ke depan sesuai dengan keinginannya sebelum dinyatakan menang lelang.
Namun, lanjutnya, Persib saat ini masih harus menunggu proses penandatanganan Kerja Sama Pengelolaan (KSP) Stadion GBLA dengan Pemerintah Kota Bandung.
"Saat ini, kami masih menunggu agenda penandatanganan KSP Stadion GBLA karena masih ada beberapa proses yang tengah dilakukan pihak Pemkot Bandung," kata Teddy Tjahjono.
Pria berkacamata ini berharap tahapan yang tengah dijalani Pemkot Bandung itu berjalan lancar. "Semoga seluruh proses serah terima dapat berjalan dengan lancar agar Stadion GBLA cepat kami renovasi," harap Teddy.
Diberitakan, PT PBB memenangkan lelang pengelolaan Stadion GBLA. Langkah selanjutnya adalah penandatanganan kerja sama.
Pelaksana harian (Plh) Wali Kota Bandung Ema Sumarna mengaku, telah menerima informasi bahwa PT PBB sudah memenangkan lelang. Proses lelang pun telah dilakukan sesuai aturan yang ada.
"Sudah, PT PBB pemenangnya. Itu kan pernah lelang dua kali, dan ternyata menang. Kalau sesuai regulasi, yang penting tidak ada subjektivitas. Itu harus kita hargai," kata Ema Sumarna, Rabu 5 Juli 2023.
Ema menjelaskan, langkah selanjutnya adalah proses penandatanganan kerja sama pengelolaan (KSP) antara Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung dengan PT PBB. Namun sebelumnya akan dilakukan kajian hukum.
"Jadi, tinggal menunggu proses penandatanganan antara Pemkot Bandung mungkin diwakili sekda. Tapi tentunya ada tambahan pengamanan lain dari keyakinan keamanan hukum," ucapnya.
Ema menambahkan, kajian tambahan diantaranya upraisal oleh tim independen. Termasuk meminta Dinas Pemuda dan Olahraga untuk memperhatikan aspek hukum dan kehati-hatian.
"Kalau dikelola pihak ketiga, kan ada hitungannya, setiap tahun kita dapat berapa. Kita hanya mendapat nilai manfaat dari hasil ini saja, tapi dana pengelolaan dengan tanggung jawab mereka," jelas dia.
Sementara itu PT PBB masih menunggu penandatangan KSP Stadion GBLA dengan Pemkot Bandung setelah dinyatakan menang lelang. Pemkot Bandung masih melakukan tahapan proses menuju penandatangan KSP.(Muhammad Ginanjar)
Editor : Ahmad Sayuti
