INILAH, Barcelona - Kotak pandora itu dibuka Thierry Henry. Tajuknya, 'Take the ball, pass the ball'. Itulah dokumenter di mana mantan bintang Prancis itu menilai gol-gol terbaik Lionel Messi. Ada gol yang di luar logika, katanya.
Henry menyebut gol terbaik Messi adalah aksinya ketika membobol gawang Malaga. Gol itu menunjukkan kerja yang bagus, keindahan bahkan saat berupaya mencetak gol dari posisi terakhirnya.
"Gol terbaik yang pernah saya lihat darinya adalah lawan Malaga di laga kandang karena dia melawan logika," ujar Henry. "Bola datang diagonal, dia mengontrol dengan dadanya dan berlari dalam kecepatan tinggi. Bek pertama masuk dan bek kedua di belakangnya. Jika dia melangkah jauh, pemain tersebut akan mencuri bola. Ini salah satu gol terlupakan karena dia mencetak banyak gol hebat," katanya.
Menghancurkan Brasil
Penampilan individual terbaik Messi menghadapi Brasil terjadi pada 2012 dalam sebuah pertandingan persahabatan di New Jersey.
Messi mencetak trigol dan memastikan kemenangan lewat tendangan yang betul-betul mengagumkan. Salah satu tendangan diagonal klasiknya dari kanan ke kiri dan menusuk ke pojok atas gawang.
Gol Mengagumkan Lawan Getafe
Pada 18 April 2007, Messi mencetak golnya yang terkenal di Copa del Rey menghadapi Getafe. Hanya saja, tak banyak yang ingat gol yang juga dia cetak menghadapi lawan yang sama pada Kompetisi La Liga musim 2013/2014.
Saat itu, striker Barcelona itu menerima bola hampir di pusat lapangan. Dia bergerak maju memanfaatkan akselerasinya untuk menghindari lawannya sebelum menaklukkan kiper.
Sontekan Luar Biasa
Messi juga menyukai pertandingan-pertandingan Liga Champions. Pada musim 2011/2012, menghadapi Bayer Leverkusen, Barcelona menang telak 7-1. Salah satu gol lahir dari sontekan Messi yang sulit dipercaya.
Malam itu, Messi memang menjadi bintang. Bayangkan, lima dari tujuh gol Barcelona lahir dari aksinya. Salah satunya yang jarang beredar di radar adalah golnya setelah menerima umpan Cesc Fabregas. Dia kemudian berhasil melewati Leno dan kemudian, meskipun nyaris tak mungkin, masih bisa menyonteknya ke gawang Leverkusen.
Skill di Kotak Penalti
Messi memukai semua orang di Stadion El Sadar, dengan seuel permainan yang hanya dia yang bisa melakukan. Ini kian mengukuhkan bagaimana secara skill, Messi tak ada tandingannya saat ini.
Saat itu, dengan bek lawan mengepungnya, dia masih mampu membuka sedikit ruang untuk melepaskan tembakan. Biasanya dia menendang dengan kaki kiri. Tapi, dengan kaki kanan, dia memperdaya barisan pertahanan Osasuna, termasuk penjaga gawangnya.
Tak Mungkin Menghentikannya
Dalam posisi kecepatan penuh menusuk ke pertahanan Valencia, Messi membuktikan kehdairan konsentrasi dan skill-nya mampu membuatnya seolah-olah berhenti, sebelum mengubah arah dan memporakporandakan pertahanan Los Che.
Gol tersebut terjadi pada musim 2009/10 dan jadi salah satu gol terbaiknya. (*)