Isyarat Mundur, Umuh Muchtar Minta Ada Generasi Penerus Dirinya di Persib

Umuh Muchtar minta ada generasi penerus dirinya di Persib Bandung. Umur yang sudah menginjak 77 tahun menjadi alasannya. 

Isyarat Mundur, Umuh Muchtar Minta Ada Generasi Penerus Dirinya di Persib
Umuh Muchtar minta ada generasi penerus dirinya di Persib Bandung. Umur yang sudah menginjak 77 tahun menjadi alasannya. 

NILAHKORAN, Bandung - Umuh Muchtar minta ada generasi penerus dirinya di Persib Bandung. Umur yang sudah menginjak 77 tahun menjadi alasannya. 

Umuh Muchtar mengaku selama ini terus berupaya untuk mendampingi Persib Bandung. Bahkan terus dilakukan meski dalam keadaan sakit.

“Kalaupun saya sakit, beberapa kali, tapi saya berusaha untuk Persib aja. Kenapa untuk Persib, karena saya akan berusaha membahagiakan Persib,” ungkap Umuh Muchtar.

Namun ia merasa hal itu tidak bisa secara terus menerus dilakukan. Sebab saat ini Umuh Muchtar harus banyak beristirahat.

“Mungkin tahun ini, besok, atau lusa, saya juga udah tua, sudah umur, mungkin harus ada generasi penerus,” katanya.

Umuh pun berencana hanya akan menjadi pengawas bagi Persib Bandung. Sehingga ia memiliki banyak waktu untuk beristirahat.

“Mungkin saya juga mengawasi saja, mungkin seperti itu,” tambahnya. 

Meski demikian, ia memastikan akan tetap berupaya membantu Persib Bandung. Diharapkan bisa kembali juara di musim yang akan datang.

“Apapun selama saya mampu, selama saya bisa, cuma mungkin besok atau lusa jangan kaget kepada seluruh masyarakat Jawa Barat dan Bobotoh kalau saya tidak bisa memikul, saya membawa dan memikul Persib juara. Tahun ini mungkin saya akan ada sedikit perubahan lah, akan lebih banyak istirahat,” tuturnya.

Disinggung soal pengganti, Umuh mengaku belum menemukan sosoknya. Tapi ia memiliki harapan agar penggantinya tidak berpartai dan berpolitik.

“Saya juga tidak berpartai dan tidak berpolitik, jadi kalau ada orang yang berpartai dan berpolitik, mereka hatinya senang riang, tapi saya yakin hatinya akan berbeda, tidak akan sepenuh hati,” pungkasnya.***


Editor : Bsafaat