Jadi Perhatian, Berikut Dampak Fisik dan Mental Idola K-Pop saat Tur Dunia
Ada beberapa dampak pada fisik dan mental yang terjadi di kalangan idola K-Pop karena terlalu sibuk saat tur dunia.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Seperti yang diketahui penggemar K-Pop, pada tahun 2023, BLACKPINK menggelar Tur dunia dan meraih pencapaian yang mengesankan.
Namun, para anggota BLACKPINK juga menghadapi masalah terkait kesehatan Fisik dan Mental mereka.
Grup girl lain seperti aespa juga telah mengalami situasi yang sama seperti BLACKPINK.
Giselle aespa baru-baru ini dilaporkan absen dari 'Knowing Bros' karena alasan kesehatan.
SM Entertainment kemudian mengumumkan ketidakhadirannya dari "2023 Governors Ball."
Sejumlah bintang SM seperti Joy Red Velvet dan Onew SHINee juga dikabarkan menarik diri dari jadwal karena kesehatan Fisik yang menurun.
Joy Red Velvet merasa terganggu dengan statusnya saat ini dan menulis, “hatiku selalu terasa berat saat memikirkan Luvies (nama fandom Red Velvet) yang akan lelah dan khawatir dalam penantian yang samar.”
“Awalnya terasa tidak nyaman dan sulit untuk melupakan semuanya seperti ini dan meluangkan waktu untuk diri saya sendiri, tetapi berkat pengertian dan perhatian para anggota dan banyak orang di perusahaan, saya dapat mengatasinya dengan baik,” tutur Joy.
Persiapan untuk konser saja sudah melelahkan karena intensitas dan lamanya waktu yang dihabiskan.
Penampilan Fisik juga menjadi perhatian saat para idola harus menjalani diet ketat untuk menjaga bentuk tubuh mereka.
Latihan yang berulang-ulang juga dapat mengakibatkan cedera seperti terkilirnya pergelangan tangan kaki, atau yang lebih parah, cedera internal.
Semakin banyak kerusakan Fisik yang dialami seorang idola, semakin buruk pula kesehatan mentalnya.
Jadwal yang padat dan padat tidak mengurangi beban. Di sela-sela latihan, ada sesi rekaman dan tur, yang membuat para idola kehilangan waktu untuk memulihkan kesehatannya.
Faktor eksternal lainnya termasuk jet lag, perubahan iklim, atau kemacetan biologis yang tidak teratur. Hal ini sering terjadi dalam jangka waktu yang panjang.
Salah satu solusinya adalah menyewa ahli gizi untuk menemani para idola selama tur dengan jet pribadi.
Namun, biasanya biaya untuk menggunakan layanan tersebut mahal, mencapai 700 juta won per tahun.
Pada bulan Juli 2019, Mina TWICE harus absen dari tur girl grup tersebut karena alasan kesehatan.
Kemudian, pada tanggal 10 Juli, agensinya mengumumkan ketidakhadirannya dari beberapa jadwal tur karena masalah kesehatan yang berkepanjangan.
JYP Entertainment melaporkan Mina mengalami kecemasan dan rasa tidak aman yang ekstrem, yang menuntut perawatan intensif.
Pengumuman tersebut menimbulkan kekhawatiran tidak hanya tentang masalah itu sendiri tetapi juga tentang bagaimana masalah itu diterima dan ditangani.
Idola hanya dapat menggunakan alasan kesehatan jika cederanya bersifat Fisik. Meskipun demikian, ketika masalah Mina diumumkan, kesehatan Mental menjadi masalah yang mendesak.
Masalah kesehatan Mental juga muncul akibat tekanan tinggi yang menjadi figur publik. Mereka menjadi sorotan publik dan banyak mendapat perhatian media.
Saat grup idola melakukan tur ke budaya lain, perilaku dan tata krama mereka menjadi perhatian lebih besar.
Selama tur 'ODE TO YOU', S. Coups juga absen dari aktivitas grup karena gangguan kecemasannya.
Saat berbicara tentang perasaannya selama pengambilan gambar di balik layar 'HIT THE ROAD', rapper tersebut mengungkapkan bahwa dia berusaha keras untuk mengatasi perasaan tersebut tetapi akhirnya memutuskan untuk beristirahat.
Meskipun demikian, dia menegaskan bahwa tampil membawa kebahagiaan baginya dan dia tidak ingin kondisi kesehatan mentalnya mempengaruhi hal tersebut.
Masalah kesehatan Mental yang mungkin terjadi semakin tidak dapat dihindari sebagai bagian dari menjadi seorang idola.
Oleh karena itu, sudah saatnya bagi industri dan perusahaan untuk lebih memperhatikan kesejahteraan idola mereka, baik Fisik maupun Mental.* **
Editor : Irma Nurfajri

