Jadi yang Pertama di Jabar, Polres Bogor Ungkap Peredaran Pods Getar dan Happy Water
Sat Narkoba Polres Bogor mengungkap peredaran narkotika jenis pods getar dan happy water dan ini merupakan yang pertama di Jabar
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Sat Res Narkoba Polres Bogor menjadi yang pertama mengungkap peredaran narkotika jenis pods getar yang mengandung etomidate atau obat bius ilegal.
Lalu, Sat Res Narkoba Polres Bogor juga berhasil mengungkap peredaran narkotoki jenis baru lainnya, yaitu happy water.
Selama tiga bulan, Mei hingga Juli, ada 3 kasus atau perkara peredaran pods getar, dimana total barang bukti ada 65 buah cartridge dan 70 bungkus happy water.
"Sat Res Narkoba Polres Bogor berhasil mengungkap tiga perkara peredaran narkotika jenis baru, yaitu pods getar. Ini merupakan perkara atau kasus yang pertama di wilayah hukum Polda Jawa Barat," kata Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto kepada wartawan, Senin, (20/7/2026).
Kasus peredaran pods getar yang pertama dan kedua ada di Kecamatan Gunung Putri dan yang ketiga untuk narkotika jenis happy water, ada di Kecanatan Citeureup.
Karena harganya Rp4 hingga Rp6 juta per catridge untuk narkotika jenis pods getar, maka, sasarannya adalah dari kalangan menengah ke ata
"Termyata narkotika jenis pods getar maupun happy water peredarannya sudah masuk ke wilayah Kabupaten Bogor, di mana kecamatannya terdapat perumahan elit," tutur AKBP Wikha Ardilestanto.
Wikha menambahkan, bahwa transaksi peredaran narkotika jenis pods getar dan pappy water, dilakukan dengan sistem Cash on Delivery (COD).
"Sedangkan sistem pemasarannya melalui sosial media dan kemungkinan ada grupnya tersendiri," tambahnya.
Bupati Bogor Rudy Susmanto mengapresiasi upaya Sat Res Narkoha Polres Bogor yang luar biasa mengungkap peredaran narkotika jenis baru yaitu pods getar dan happy water.
"Pengungkapan peredaran narkotika jenis baru yaitu pods getar dan happy water ini luar biasa, kami sangat mengapresiasi karena upaya ini juga menyelamatkan nyawa masyarakat Kabupaten Bogor,: tukas Rudy Susmanto.
Editor : Ahmad Sayuti

