Jangan Asal! Simak 8 Larangan yang Harus Dihindari Saat Melaksanakan Puasa Qadha

Jangan sampai asal ibadah, berikut ini beberapa larangan yang harus dihindari saat melaksanakan puasa qadha.

Jangan Asal! Simak 8 Larangan yang Harus Dihindari Saat Melaksanakan Puasa Qadha
Berikut ini larangan yang harus dihindari saat puasa qadha

INILAHKORAN - puasa qadha adalah kewajiban bagi setiap Muslim yang meninggalkan puasa wajib di bulan Ramadan karena alasan tertentu, seperti sakit atau perjalanan jauh.

Agar puasa qadha sah dan diterima oleh Allah SWT, penting untuk mengetahui larangan-larangan yang dapat membatalkan atau mengurangi pahala puasa tersebut.

Berikut adalah beberapa hal yang tidak boleh dilakukan saat melaksanakan puasa qadha:

1. Makan dan Minum dengan Sengaja

Saat berpuasa, termasuk puasa qadha, makan dan minum secara sengaja akan membatalkan puasa. Jika hal ini dilakukan, puasa tersebut dianggap tidak sah dan harus diulang di hari lain. Namun, jika makan atau minum dilakukan karena lupa, maka puasanya tetap sah, sesuai dengan hadis Nabi Muhammad SAW:

“Barangsiapa yang lupa sehingga makan atau minum, maka hendaklah ia menyempurnakan puasanya karena sesungguhnya itu adalah rezeki yang diberikan Allah kepadanya.” (HR. Bukhari dan Muslim)

2. Melakukan Hubungan Suami Istri

Hubungan suami istri di siang hari saat puasa qadha termasuk dalam larangan berat yang tidak hanya membatalkan puasa tetapi juga mewajibkan pelakunya untuk membayar kafarat, yakni berpuasa dua bulan berturut-turut atau memberi makan 60 orang miskin.

3. Berniat Membatalkan Puasa

Niat adalah syarat sah dalam ibadah puasa. Jika seseorang dengan sengaja berniat untuk membatalkan puasanya, meskipun tidak makan atau minum, maka puasanya menjadi batal. Niat harus dijaga sejak malam hari hingga waktu berbuka.

4. Berkata dan Berbuat Hal yang Tidak Baik

Puasa tidak hanya menahan lapar dan dahaga, tetapi juga menjaga perilaku dan ucapan. Berkata kotor, berbohong, menggunjing, atau menyebarkan fitnah dapat mengurangi pahala puasa. Rasulullah SAW bersabda:

“Barangsiapa yang tidak meninggalkan perkataan dusta dan perbuatannya, maka Allah tidak butuh dari rasa lapar dan haus yang dia tahan.” (HR. Bukhari)

5. Menggunakan Obat yang Masuk ke dalam Tubuh

Menggunakan obat yang masuk ke dalam tubuh melalui mulut, hidung, atau lubang tubuh lainnya dapat membatalkan puasa. Hal ini termasuk dalam kategori memasukkan sesuatu ke dalam tubuh secara sengaja.

6. Tidak Menjaga Niat dengan Ikhlas

Puasa qadha harus dilakukan dengan niat yang tulus dan ikhlas karena Allah SWT. Melaksanakan puasa hanya untuk mendapat pujian dari orang lain atau alasan duniawi lainnya dapat mengurangi nilai ibadah.

7. Merokok

Merokok termasuk hal yang membatalkan puasa karena dianggap memasukkan sesuatu ke dalam tubuh. Selain itu, merokok juga tidak sejalan dengan semangat menjaga kesehatan selama berpuasa.

8. Tidak Segera Meng-qadha Puasa

Menunda-nunda puasa qadha tanpa alasan yang jelas hingga mendekati Ramadan berikutnya adalah tindakan yang dilarang. Jika seseorang tidak sempat melaksanakan qadha hingga Ramadan berikutnya tanpa uzur, maka ia berdosa dan harus membayar fidyah selain tetap meng-qadha puasa tersebut.


Editor : Firda Rachmawati