Jangan Sampai Salah! Ini Hal yang Membatalkan Pahala Puasa Syawal

Berikut ini hal-hal yang dapat membatalkan pahala puasa Syawal.

Jangan Sampai Salah! Ini Hal yang Membatalkan Pahala Puasa Syawal
Jangan Sampai Salah! Ini Hal yang Membatalkan Pahala Puasa Syawal

INILAHKORAN.ID - puasa Syawal merupakan amalan sunnah yang sangat dianjurkan setelah Idul Fitri. 

Meski hukumnya tidak wajib, pahala yang dijanjikan sangat besar, bahkan disebut setara dengan puasa sepanjang tahun jika dilakukan selama enam hari.

Namun, banyak yang tidak sadar bahwa ada beberapa hal yang bisa mengurangi bahkan membatalkan pahala puasa Syawal, meskipun puasanya secara hukum tetap sah. Apa saja hal tersebut?

Pentingnya Menjaga pahala puasa Syawal

puasa tidak hanya menahan lapar dan haus, tetapi juga menjaga diri dari perbuatan yang merusak nilai ibadah. Dalam ajaran Islam, pahala puasa bisa berkurang bahkan hilang jika tidak diiringi dengan perilaku yang baik.

Karena itu, penting untuk memahami apa saja yang harus dihindari selama menjalankan puasa Syawal.

Hal yang Bisa Membatalkan pahala puasa Syawal

1. Berkata Kasar dan Dusta

Ucapan yang tidak baik seperti berbohong, menggunjing, atau berkata kasar dapat mengurangi pahala puasa.

Meski tidak membatalkan secara fiqih, perbuatan ini bisa menghilangkan nilai ibadah puasa itu sendiri.

2. Ghibah atau Membicarakan Orang Lain

Ghibah termasuk dosa yang sering dianggap sepele. Padahal, membicarakan keburukan orang lain bisa merusak pahala puasa.

Menjaga lisan menjadi kunci utama agar puasa tetap bernilai di sisi Allah.

3. Emosi Berlebihan dan Marah

Tidak mampu mengendalikan emosi saat berpuasa juga dapat mengurangi pahala. puasa seharusnya melatih kesabaran dan pengendalian diri.

4. Berlebihan Saat Berbuka

Setelah menahan lapar, banyak orang justru makan berlebihan saat berbuka. Hal ini tidak hanya berdampak pada kesehatan, tetapi juga mengurangi hikmah puasa.

5. Lalai dari Ibadah

puasa seharusnya diiringi dengan ibadah lain seperti salat, dzikir, dan membaca Al-Qur’an. Jika justru lalai, maka nilai puasa menjadi kurang maksimal.

Apakah pahala Bisa Hilang Sepenuhnya?

Dalam banyak penjelasan ulama, pahala puasa bisa saja hilang jika seseorang tidak menjaga sikap dan perbuatannya. Bahkan ada ungkapan bahwa seseorang hanya mendapatkan lapar dan haus tanpa pahala.

Karena itu, penting untuk menjaga kualitas ibadah, bukan hanya sekadar menjalankan puasa.


Editor : Firda Rachmawati