Jasmine Cetah Sabet Emas Kejurnas, Bara Boxing Cirebon Unjuk Gigi di Level Nasional

Jasmine Cetah dari Bara Boxing Cirebon meraih medali emas kelas 54 kg di Kejurnas Tinju Piala Menko Infrastruktur 2026 setelah menang di partai final.

Jasmine Cetah Sabet Emas Kejurnas, Bara Boxing Cirebon Unjuk Gigi di Level Nasional
Atlet Bara Boxing Cirebon berpose bersama tim seusai mengikuti Kejuaraan Nasional Tinju Piala Menko Infrastruktur 2026.

INILAHKORAN.ID – Atlet Bara Boxing Cirebon, Jasmine Cetah, berhasil membawa pulang medali emas dari Kejuaraan Nasional Tinju Piala Menko Infrastruktur 2026. Prestasi tersebut diraih setelah Jasmine yang turun di kelas 54 kilogram menaklukkan wakil Kalimantan Barat pada partai final.

Keberhasilan Jasmine menjadi catatan positif bagi pembinaan atlet tinju di Cirebon. Bara Boxing Cirebon yang berada dalam pembinaan Korem 063/Sunan Gunung Jati mampu menunjukkan daya saing atletnya di tengah persaingan petinju dari berbagai daerah di Indonesia.

Perjalanan Jasmine menuju podium tertinggi tidak berlangsung mudah. Sebelum mencapai final, ia harus melewati sejumlah pertandingan menghadapi petinju dari daerah lain.

Jasmine mengawali perjuangannya dengan mengalahkan petinju asal Kalimantan Barat. Ia kemudian kembali mencatat kemenangan atas wakil Sulawesi Tengah hingga memastikan tempat di partai puncak.

Pada laga final, Jasmine kembali berhadapan dengan petinju Kalimantan Barat. Ia mampu mengatasi lawannya dan memastikan medali emas kelas 54 kilogram menjadi miliknya.

Selain Jasmine, Bara Boxing Cirebon juga menurunkan Revi di kelas 46 kilogram. Revi sempat mencatat kemenangan saat menghadapi petinju asal Maluku. Namun, langkahnya menuju babak berikutnya harus terhenti setelah dikalahkan wakil Jawa Tengah.

Owner Bara Boxing Club Cirebon sekaligus anggota DPRD Kota Cirebon, Subagja, mengatakan keikutsertaan kedua atlet tersebut merupakan bagian dari proses pembinaan sekaligus kesempatan mengukur kemampuan petinju Cirebon di level nasional.

"Hasil yang diraih Jasmine menunjukkan atlet daerah memiliki kemampuan bersaing apabila mendapatkan pembinaan, latihan, serta kesempatan bertanding secara berkelanjutan," ungkap Subagja, Senin (26/10/2026).

Dia menyebut, di balik keberhasilan tersebut, Bara Boxing Cirebon juga menghadapi persoalan pembiayaan. Subagja mengungkapkan keberangkatan tim menuju Jakarta dilakukan menggunakan biaya mandiri karena tidak memperoleh pembiayaan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Meski demikian, ia mengapresiasi dukungan Ketua KONI Kota Cirebon Handarujati Kalamullah dan Wali Kota Cirebon Effendi Edo sehingga kedua atlet dapat mengikuti kejuaraan tingkat nasional tersebut.

"Saya berharap medali emas yang diraih Jasmine tidak berhenti sebagai prestasi individu, tetapi menjadi pemicu semangat bagi petinju muda lainnya di Kota Cirebon," ungkapnya.

Dia menambahkan, pembinaan atlet dapat dilakukan secara berkesinambungan dengan dukungan pemerintah serta semakin banyak kesempatan mengikuti pertandingan. Dengan demikian, atlet-atlet tinju asal Cirebon memiliki ruang lebih besar untuk mengasah kemampuan dan meraih prestasi di tingkat regional maupun nasional.

“Kami berharap pembinaan atlet bisa terus dilakukan secara berkelanjutan dengan dukungan pemerintah dan kesempatan bertanding yang lebih banyak. Dengan begitu, atlet tinju Cirebon bisa terus mengasah kemampuan dan meraih prestasi, baik di tingkat regional maupun nasional,” Pungkasnya. 


Editor : Ahmad Sayuti