Jejak Kelam Layvin Kurzawa: Tragedi Pembantaian PSG yang Dipicu oleh Foto Bareng Drake

Salah satu momen paling ikonik sekaligus misterius adalah ketika mantan bek PSG, Layvin Kurzawa, terseret dalam pusaran "Kutukan Drake"

Jejak Kelam Layvin Kurzawa: Tragedi Pembantaian PSG yang Dipicu oleh Foto Bareng Drake
Jejak Kelam Layvin Kurzawa: Tragedi Pembantaian PSG yang Dipicu oleh Foto Bareng Drake

INILAHKORAN.ID - Dalam sejarah sepak bola, strategi pelatih sehebat apa pun terkadang runtuh oleh sesuatu yang tak kasat mata. 

Salah satu momen paling ikonik sekaligus misterius adalah ketika mantan bek PSG, Layvin Kurzawa, terseret dalam pusaran "Kutukan Drake" yang sempat menjadi momok menakutkan bagi para atlet dunia.

​Malam Kelabu di Lille: Bukti Nyata Sang Kutukan

​Peristiwa ini terjadi pada tahun 2019, sebuah momen yang tidak akan pernah dilupakan oleh fans Paris Saint-Germain. 

Segalanya tampak normal hingga Layvin Kurzawa mengunggah sebuah foto di akun media sosialnya. Dalam foto tersebut, ia tampak semringah berpose bersama rapper ikonik asal Kanada, Drake.

​Namun, kegembiraan itu berubah menjadi mimpi buruk hanya dalam hitungan hari. PSG yang saat itu merupakan raksasa tak terkalahkan di Ligue 1, justru tersungkur dan dibantai habis-habisan oleh Lille dengan skor 1-5. Hasil ini menjadi kekalahan terparah PSG di liga domestik dalam kurun waktu sepuluh tahun terakhir.

Layvin ​Kurzawa dan Daftar Panjang Korban Drake

​Kekalahan memalukan yang dialami Kurzawa setelah bertemu Drake bukanlah insiden tunggal. Di tahun yang sama, fenomena ini menyebar seperti wabah di dunia olahraga:

  • Sergio Aguero: Manchester City harus mengubur mimpi di Liga Champions setelah Aguero berfoto dengan sang rapper.
  • Pierre-Emerick Aubameyang: Arsenal menelan pil pahit kekalahan tepat setelah sang striker memamerkan fotonya bersama Drake.
  • Conor McGregor: Bahkan di ring UFC, kutukan ini bekerja saat McGregor kalah dari Khabib Nurmagomedov setelah didampingi Drake saat timbang badan.

​Begitu viralnya nasib sial yang menimpa Kurzawa, klub papan atas Italia, AS Roma, bahkan sempat mengeluarkan pengumuman resmi (meski bernada candaan) yang melarang pemainnya berfoto dengan Drake demi menjaga keselamatan poin mereka.

​Meski secara logika sulit diterima, apa yang dialami Layvin Kurzawa telah menjadi bagian dari budaya pop sepak bola. Bagi para pakar taktik, kekalahan 1-5 PSG mungkin karena kesalahan lini belakang atau buruknya transisi. Namun bagi publik, foto Kurzawa dan Drake adalah "tanda alam" bahwa bencana akan datang.


Editor : Firda Rachmawati