Bukan Agensi tapi Resto Belut, Netizen Temukan Hal Mengejutkan di Balik Perusahaan Ibu Cha Eun Woo
Netizen kembali temukan bahwa kantor agensi yang terdaftar didirikan ibu Cha Eun Woo adalah resto belut.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Setelah Cha Eun Woo dikabarkan lalukan penggelapan pajak, netizen kini mulai mencari tahu perusahaan agensi yang didirikan ibusang idola.
Seiring berlanjutnya diskusi daring seputar dugaan masalah penggelapan pajak Cha Eun Woo, netizen kini mulai meneliti detail tambahan yang terkait dengan kasus tersebut, termasuk alamat terdaftar perusahaan yang menjadi pusat kontroversi.
Baru-baru ini, postingan mulai beredar di komunitas online yang mengklaim bahwa netizen mencari alamat yang terdaftar di registrasi bisnis perusahaan yang dilaporkan didirikan oleh ibu Cha Eun Woo.
Informasi ini tersedia untuk umum di Korea Selatan karena diwajibkan oleh hukum bagi perusahaan terdaftar untuk mencantumkan alamat dan manajemen mereka secara online.
Alamat yang terdaftar untuk perusahaan LNC milik ibu Cha Eun Woo ini berada di Incheon, Ganghwa-gun.
Berdasarkan unggahan-unggahan ini, alamat tersebut tampaknya bukan milik kantor hiburan atau manajemen, melainkan restoran belut bakar.
Restoran tersebut diketahui dikelola oleh orang tua Cha Eun Wcoo. Mereka sebelumnya telah banyak memajang barang dagangan Cha Eun Woo di restoran tersebut.
"Warung belut Bakar Arang Eojeyeon di Ganghwado dikelola oleh orang tua Cha Eun Woo. ibu saya mengatakan bahwa ketika mereka mengadakan acara kumpul keluarga di sebuah penginapan (di dekat situ) beberapa tahun yang lalu, mereka melihat saudara laki-laki Cha Eun Woo," komentar netizen.
Penemuan alamat tersebut dengan cepat memicu perdebatan, karena Layanan Pajak Nasional dilaporkan mengambil posisi bahwa perusahaan yang dimaksud mungkin merupakan "perusahaan fiktif" yang tidak menyediakan layanan substansial.
Karena perusahaan LNC terdaftar untuk menyediakan layanan "mengelola kegiatan terkait hiburan," lokasi tersebut tampak mencurigakan.
Sebelumnya, agensi Cha Eunwm Woo, Fantagio, menyatakan bahwa isu kuncinya adalah apakah perusahaan tersebut memenuhi syarat sebagai entitas kena pajak substantif, menekankan bahwa masalah tersebut belum final dan masih dalam proses peninjauan hukum.
Pihak Cha Eun Woo tetap berpendapat bahwa perusahaan tersebut terdaftar dengan benar sebagai bisnis manajemen budaya dan hiburan, dan bahwa perusahaan itu didirikan di tengah kekhawatiran atas ketidakstabilan yang disebabkan oleh perubahan kepemimpinan Fantagio yang berulang kali pada saat itu.***
Editor : Irma Nurfajri

