Agensi IVE Dikecam Usai Tawarkan Bayaran jika Ingin Dengar Jang Wonyoung Sebut Namamu
Agensi IVE dikecam karena tawarkan bayaran besar jika ingin nama penggemar disebut Jang Wonyoung.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Saat ini penggemar girl grup IVE ungkapkan reaksi kecewa pada agensi Starship Entertainment.
Baru-baru ini, unggahan berjudul “Seberapa Jauh Starship Akan Melangkah dalam Menghasilkan Uang?” mulai beredar di berbagai komunitas online.
Member IVE, An Yujin dan Jang Wonyoung, saat ini sedang menggelar “An-Young: An Yujin x Jang Wonyoung Media Art Exhibition,” yang berlangsung dari tanggal 5 September hingga 27 September 2026.
Pameran tersebut, yang sering disebut oleh penggemar sebagai pameran “Annyeongz”, telah menuai kritik karena harga tiketnya yang mencapai 66.000 won.
Beberapa pengunjung juga mengungkapkan kekecewaan dalam ulasan mereka, terutama karena pameran tersebut dilaporkan tidak menampilkan foto An Yujin dan Jang Wonyoung bersama.
Selain itu, penggemar juga mengkritik acara “Kuji” yang baru diluncurkan yang menampilkan IVE, dengan beberapa bertanya, “Anda harus membayar hanya agar nama Anda disebut? Apakah ada yang benar-benar menang?”
Kuji adalah sistem lotere acak ala Jepang di mana peserta membeli undian dan menerima hadiah berdasarkan tingkatan yang mereka dapatkan secara acak.
Acara Kuji, yang diselenggarakan oleh Starship Entertainment dan Mnet Plus, berlangsung dari tanggal 7 hingga 11 September dan dilaporkan terjual habis pada hari pembukaannya.
Setiap undian berharga 7.500 won, dengan hadiah dibagi menjadi beberapa tingkatan dari A hingga F.
Peserta dapat secara acak menerima hadiah tingkat A berupa "video anggota yang menyebut nama Anda," foto Polaroid bertanda tangan tingkat B, barang dagangan konser dengan tanda tangan tulisan tangan tingkat C, gantungan kunci film potret tingkat D, satu set photocard unit tingkat E, atau photocard individu tingkat F.
Peluang untuk mendapatkan hadiah tingkat A dilaporkan hanya 0,03988%, yang bahkan mendorong komunitas penggemar resmi IVE, DIVE, untuk menyuarakan kekecewaan.
Para penggemar bereaksi dengan komentar seperti, “Bukankah ini terlalu banyak?”, “Bukankah ini pada dasarnya peluang lotere?”, “Ini mesin pemakan uang.”
“Antisipasi membuat Anda terus mencoba,” “Anak-anak mungkin menghabiskan uang berlebihan tanpa menyadarinya.”
“Apakah mereka mengeksploitasi kasih sayang penggemar?” dan “Pameran sudah dibayar, dan sekarang bahkan ada Kuji.”
Kritik ini muncul setelah IVE mengadakan lima acara kolaborasi karakter sementara hanya dalam dua bulan, dari Juli hingga Agustus.
Dengan grup tersebut saat ini sedang menjalani tur, laporan bahwa tiket streaming konser luar negeri juga akan segera dijual telah menambah kekhawatiran di kalangan penggemar tentang semakin banyaknya penawaran berbayar terkait IVE.***
Editor : Irma Nurfajri

