Jembatan Roboh Diterjang Banjir, Akses Jalan di Empat Desa di Cipatat Terputus

Meluapnya Sungai Cimeta usai diguyur hujan deras pada Sabtu 15 Maret 2025 juga merobohkan dua jembatan dan merendam puluhan hektare sawah di Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat (KBB).

Jembatan Roboh Diterjang Banjir, Akses Jalan di Empat Desa di Cipatat Terputus
Meluapnya Sungai Cimeta usai diguyur hujan deras pada Sabtu 15 Maret 2025 juga merobohkan dua jembatan dan merendam puluhan hektare sawah di Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat (KBB).

INILAHKORAN, Ngamprah - Meluapnya Sungai Cimeta usai diguyur hujan deras pada Sabtu 15 Maret 2025 juga merobohkan dua jembatan dan merendam puluhan hektare sawah di Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat (KBB).

Tak tanggung-tanggung, lahan sawah seluas 30 hektare di Desa Cipatat dan Desa Kertamukti juga turut terdampak.

"Alhamdulillah kalau korban jiwa dan rumah rusak tidak ada, tapi kurang lebih puluhan hektare sawah terendam air," kata salah satu warga Desa Kertamukti, Kecamatan Cipatat, Sobirin saat dihubungi, Senin 17 Maret 2025.

Akibat robohnya jembatan Ki Dawiji, kata Sobirin, warga sekitar terpaksa harus memutar arah untuk beraktivitas.

"Kalau jalan lain memang ada, karena jembatan ini hanya jalan pintas untuk warga. Dari jalan raya ke rumah saya biasanya cuma 5 menit kalau pakai jembatan, kalau jembatan ini roboh bisa makan waktu kurang lebih 30 menit," jelasnya. 

Terpisah, Kepala Desa Cipatat, Darya Sugangga mengatakan, ada dua jembatan di wilayahnya yang rusak tergusur oleh derasnya aliran sungai Cimeta pada Sabtu lalu.

Menurutnya, kedua jembatan tersebut merupakan akses kendaraan roda dua yang menghubungkan ke empat desa di Kecamatan Cipatat yakni, Desa Cipatat, Kertamukti, Citatah dan Desa Cirawamekar. 

"Ada jalan lain cuma agak jauh menuju jalan raya, jadi robohnya jembatan Ki Dawiji dan Pasir Leutik sedikitnya akan berdampak terhadap perekonomian warga. Terutama, ojeg atau lainnya,"tuturnya.

Pihaknya bakal berkoordinasi dengan sejumlah kepala desa dan pihak terkait lainnya, untuk menentukan upaya sementara terkait rusaknya dua jembatan serta puluhan lahan pesawahan itu. 

"Saya harap warga bisa bersabar dan tetap selalu waspada karena cuaca saat ini tidak menentu," tandasnya. *** 


Editor : JakaPermana