Kabur ke Pulau Timor, Terduga Pelaku Penganiayaan Maut di Tasikmalaya Ditangkap
VAT (23), terduga pelaku penganiayaan yang menyebabkan seorang korban meninggal dunia di Kota Tasikmalaya berhasil ditangkap di NTT, Kamis (8/10/2026) pagi.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - VAT (23), terduga pelaku penganiayaan yang menyebabkan seorang korban meninggal dunia di Kota Tasikmalaya berhasil ditangkap di Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis (8/10/2026) pagi. Setelah sempat melarikan diri ke Pulau Timor.
Penangkapan dilakukan melalui koordinasi lintas wilayah antara Polres Tasikmalaya Kota, Polda Jabar, Polda NTT, dan Polres Timor Tengah Selatan (TTS).
Keberadaan terduga pelaku berhasil dilacak setelah Satreskrim Polres Tasikmalaya Kota meminta bantuan Unit Resmob Ditreskrimum Polda NTT dan Satreskrim Polres TTS. Tim gabungan kemudian menangkap VAT di rumah keluarganya di wilayah Oepuah, Kecamatan Kota Soe, Kabupaten TTS.
Kasat Reskrim Polres Tasikmalaya Kota AKP Januar Rangga Fardhela mengatakan, pemeriksaan terhadap terduga pelaku masih berlangsung di Mapolda NTT.
"Saat ini yang diduga pelaku sedang diperiksa oleh pihak Reskrim Polres Tasikmalaya Kota di Polda NTT, dipimpin langsung oleh Kanit Resum Ipda Iyan Budi," kata Januar, Jumat (9/10/2026).
Untuk menangani perkara tersebut, tim penyidik Satreskrim Polres Tasikmalaya Kota yang dipimpin Kanit Resum Ipda Iyan Budi telah berangkat ke NTT. Kedatangan tim tersebut untuk menjemput terduga pelaku sekaligus melakukan pemeriksaan awal.
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda NTT Kombes Pol Ricardo Condrat Yusuf menegaskan, pentingnya kerja sama antarsatuan dalam mendukung proses penegakan hukum.
"Koordinasi dan kolaborasi lintas satuan serta lintas wilayah menjadi kunci utama dalam pelaksanaan tugas," ujarnya.
Ia menambahkan, dukungan tersebut merupakan bagian dari komitmen Polri dalam membantu setiap proses penegakan hukum.
"Ini merupakan bentuk komitmen Polri untuk memberikan dukungan dalam setiap proses penegakan hukum," katanya.
Kasus yang menjerat VAT terjadi pada Minggu (30/8/2026) sekitar pukul 02.50 WIB di Jalan Nagarawangi, Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya.
Dalam peristiwa tersebut, terduga pelaku diduga menendang sepeda motor yang dikendarai korban hingga terjatuh. Benturan keras akibat kejadian itu membuat korban mengalami kejang-kejang. Meski sempat mendapatkan perawatan medis selama dua hari di rumah sakit, korban akhirnya meninggal dunia.
Setelah menjalani pemeriksaan awal di Mapolda NTT, VAT direncanakan dibawa ke Mako Polres Tasikmalaya Kota untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.
Editor : Doni Ramdhani
