Kalah dari Barcelona, Dortmund Dapat Bintang Lebih Hebat dari Haaland dan Lewandowski
Die Schwarzgelben boleh saja tersingkir di Champions League. Tapi, mereka menemukan bintang hebat dalam duel Borussia Dortmund vs Barcelona.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung – Die Schwarzgelben boleh saja tersingkir di Champions League. Tapi, mereka menemukan bintang hebat dalam duel Borussia Dortmund vs Barcelona.
Meskipun menang 3-1 dalam duel Borussia Dortmund vs Barcelona di laga kedua perempat final Champions League, Rabu 16 April 2025 dinihari, Dortmund tetap gagal melangkah ke semifinal.
Kemenangan Borussia Dortmund vs Barcelona 3-1 tak membuat mereka bisa membalikkan keadaan. Pasalnya, pada laga pertama, Dortmund kalah telak 0-4.
Tapi, laga Dortmund vs Barcelona tak selamanya berujung duka bagi tuan rumah. Mereka kini memiliki bintang lebih hebat dibanding Erling Haaland dan Robert Lewandowski.
Bintang itu tak lain tak bukan adalah Serhou Guirassy. Dia melesakkan tiga gol ke gawang Barcelona.
Serhou Guirassy kini memimpin daftar pencetak gol terbanyak Champions League dengan 13 gol.
Serhou Guirassy, penyerang asal Guinea, menjadi pemain Afrika pertama yang mencetak 13 gol dalam satu musim Champions League. Lebih hebat dibanding Mohamed Salah, Didier Drogba, atau Samuel Eto’o.
Dia juga menjadi pemain Dortmund pertama yang mencetak 13 gol dalam satu musim Champions League. Dia mematahkan rekor yang sebelumnya dipegang Erling Haaland (2020/21) dan Robert Lewandowski (2012/13) yang hanya mencetak 10 gol.
Selain tiga gol di perempat final, Serhou Guirassy juga mencetak dua gol di penyisihan awal, saat Dortmund menyerah 2-3 dari Barcelona.
Selain itu, Serhou Guirassy juga mencetak gol ke gawang Sporting Lisbon (1 gol), Shakhtar Donetsk (2), Bologna (1), Dinamo Zagreb (1), Celtic (2), Club Brugge (1),
Penyerang Serhou Guirassy bangga dengan permainan timnya Borussia Dortmund meski gagal lolos ke semifinal Liga Champions.
"Saya bangga karena kami bermain dengan sangat baik dan saya pikir para penggemar sangat puas. Mereka (para penggemar) melihat permainan yang bagus," ujar Serhou Guirassy.
Tiga gol Borussia Dortmund diborong oleh Guirassy. Sementara gol semata wayang Barcelona dicetak lewat gol bunuh diri Ramy Bensebaini.
Guirassy mengaku memang terlalu berat posisi tim berjuluk Black and Yellow itu untuk bisa membalikkan kedudukan usai kalah dengan skor mencolok 0-4 di leg pertama.
"Skor 4-0 di Barcelona terlalu berat untuk bangkit. Sayang sekali kami tertinggal terlalu jauh dalam pertandingan terbaik tahun ini," ujar mantan penyerang VfB Stuttgart itu.
Kekalahan ini sekaligus membuat tim asuhan Niko Kovac gagal mengulang sukses pada musim lalu yang bisa menembus hingga babak final Liga Champions. (*)
Editor : Zulfirman

