Preview Fluminense vs Dortmund: Siapa Pertama Merasakan Kekalahan?

Dua kandidat terkuat Grup F Piala Dunia Antar Klub 2025 bertemu di laga pembuka: Fluminense vs Dortmund.

Preview Fluminense vs Dortmund: Siapa Pertama Merasakan Kekalahan?
Duel Fluminense vs Dortmund akan menandai persaingan Grup F Piala Dunia Antar Klub 2025 di East Rutherfood. (X @FluminenseFC)

INILAHKORAN, East Rutherford – Dua kandidat terkuat Grup F Piala Dunia Antar Klub 2025 bertemu di laga pembuka: Fluminense vs Dortmund.

Pertandingan Fluminense vs Dortmund pada Piala Dunia Antar Klub 2025 akan digelar di Stadion Metlife, East Rutherford, New Jersey, Selasa 17 Juni 2025 pukul 02.00 WIB.

Siapapun yang memenangkan laga Fluminense vs Dortmund diperkirakan akan melaju ke babak berikutnya Piala Dunia Antarklub 2025. Pasalnya, dua rival lain di grup ini, Ulsan Hyundai dan Mamelodi Sundowns kurang diperhitungkan.

Meskipun Borussia Dortmund lebih memiliki nama, tapi Fluminense tak layak diremehkan. Mereka adalah runner-up Piala Dunia Antar Klub 2023 lalu dan hanya kalah 0-4 dari Manchester City di laga final.

Apalagi, Borussia Dortmund belum pernah tampil di Piala Dunia Antarklub selama ini. Mereka lolos ke Piala Dunia Antarklub 2025 karena peringkat koefisien UEFA dalam empat tahun terakhir.

Fluminense saat ini menduduki peringkat keenam di Liga Brasil dengan 20 poin. Terakhir, pada penampilan 2 Juni lalu, mereka mengalahkan Internacional 2-0.

Tricolor mencetak 10 gol dalam empat pertandingan terakhir mereka. Angka itu setara degan jumlah gol yang mereka jaringkan dalam sembilan laga sebelumnya. Itu artinya terjadi peningkatan ketajaman Fluminense.

Ketajaman itu kian dibuktikan dengan keberhasilan Fluminense mencetak setidaknya dua gol dalam enam dari tujuh pertandingan terakhir. Fluminense juga selalu mencetak gol di babak pertama di empat penampilan terakhir.

Tak hanya itu, pelatih Renato Gaucho juga mulai puas dengan ketangguhan lini belakang mereka. Sebelum terbang ke Amerika Derikat, Fluminense berhasil melakukan clean sheet di dua laga terakhir.

Fluminense tidak terkalahkan dalam enam pertandingan, meraih lima kemenangan selama rentang waktu itu. Tetapi, di tujuh penampilan sebelumnya, mereka seri dua kali dan kalah tiga kali.

Sementara Dortmund, mereka mengakhiri Bundesliga di tempat keempat dengan 57 poin, lolos ke Liga Champions.

Pelatih Niko Kovac pantas dipuji karena membalikkan nasib timnya mengingat ia mewarisi tim dari Nuri Sahin ketika mereka berada di urutan ke-11 pada bulan Januari.

Borussia Dortmund mengakhiri musim dengan cara yang luar biasa, memenangkan enam pertandingan terakhir mereka musim ini dan menghindari kekalahan dalam tujuh pertandingan terakhir mereka.

Klub Bundesliga tersebut telah mencetak 20 gol dalam enam pertandingan terakhir mereka. Klub Jerman itu mencetak setidaknya dua gol dalam 10 dari 12 pertandingan terakhir mereka.

Di sisi lain, Borussia Dortmund agak rentan, kebobolan 13 gol dalam delapan pertandingan terakhir mereka. (*)


Editor : Zulfirman