Drama Penalti Gagal dan Gol Dianulir Warnai Kemenangan Sao Paulo Lawan Fluminense
Penalti gagal dan gol dianulir tak menghentikan Sao Paulo meraih kemenangan. Mereka memenangkan laga Sao Paulo vs Fluminense dalam lanjutan Kompetisi Serie A Brazil.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Sao Paulo – Penalti gagal dan gol dianulir tak menghentikan Sao Paulo meraih kemenangan. Mereka memenangkan laga Sao Paulo vs Fluminense dalam lanjutan Kompetisi Serie A Brazil.
Tiga gol kemenangan tuan rumah dalam laga Sao Paulo vs Fluminense 3-1 di Kompetisi Serie A Brazil itu dijaringkan Robert Arboleda, Ferreira, dan Gonzalo Tapia. Sedangkan satu-satnya gol balasan Fluminense dicetak Samuel Xavier.
Kemenangan Sao Paulo vs Fluminense ini membawa Sao Paulo naik ke peringkat kedelapan di klasemen sementara Serie A Brazil. Mereka kini mengoleksi 22 poin dari 17 pertandingan.
Sebaliknya, kekalahan ini kian membenamkan Fluminense dalam hantu kegagalan. Ini merupakan kekalahan keempat secara beruntun Thiago Silva dan kawan-kawan sejak pulang dari Piala Dunia Antarklub 2025.
Saio Paulo tampil dominan dalam pertandingan di hadapan publiknya sendiri, Stadion Morumbi, Sao Paulo. Mereka lebih sering membuka peluang ketimbang Fluminense.
Salah satu peluang itu membuahkan gol di menit ke-24. Robert Arboleda menjaringkan gol setelah menerima umpan silang. Dia melompat dan menyundul bola ke gawang Fluminense.
Tiga menit menjelang babak pertama berakhir, Ferreira mendapat kesempatan memperbesar keunggulan. Dia menjalankan tugas mengeksekusi penalti.
Ferreira mencoba membingungkan kiper Fabio dengan berhenti saat hendak mengeksekusi. Bola dia lepaskan ke pojok kiri gawang. Namun, kiper Fluminense masih bisa menyelamatkan.
Tujuh menit memasuki babak kedua, Damian Bobadilla menjebol gawang Fabio. Dia memanfaatkan bola muntah untuk mengirim bola ke gawang Fluminense.
Tapi, kegembiraan pemain Sao Paulo hanya berlangsung sesaat. Wasit Davi Lacerda memutuskan melihat VAR lebih dulu. Dia kemudian menganulir gol tersebut karena sebelumnya terjadi hands ball.
Di menit ke-59, Ferreira kembali menjebol gawang lawan. Dari posisi yang cukupo sulit, dia menyambut umpan silang dengan sundulan jitu ke pojok kiri gawang.
Wasit kembali ragu dengan keputusannya. Lagi-lagi dia mengevaluasi situasi dengan melihat VAR terlebih dulu.
Kali ini, wasit tetap pada keputusannya. Tak ada pelanggaran yang terjadi sebelum gol tercipta.
Fluminense sempat memperkecil ketinggalannya di menit ke-77. Samuel Xavier menunjukkan teknik yang sempurna. Dia menyambut umpan dengan tendangan first time dan menjebol gawang tuan rumah.
Tapi, semenit memasuki injury time, Gonzalo Tapia memperbesar keunggulan Sao Paulo. Dia menyudahi sebuah umpan dengan mengirim bola ke gawang lawan.
Drama belum berhenti sampai di situ. Enam menit berikutnya, Rodriguinho menggiring bola melewati lawan dan berada pada posisi yang bagus untuk melepaskan tendangan. Sayangnya, bola masih bisa diselamatkan Fabio. (*)
Editor : Zulfirman


